PBB Hampir Kolaps, AS Janji Segera Bayar Tunggakan Iuran Rp33,6 Triliun

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:15 WIB
loading...
A A A
Telah ada kekhawatiran luas bahwa Washington berupaya melemahkan multilateralisme. Para kritikus menuduh bahwa Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang dibentuk Trump, yang diluncurkan bulan lalu, dimaksudkan untuk menjadi saingan PBB.

“Ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan PBB, tetapi dimaksudkan untuk melengkapinya,” tegas Waltz.

Berbicara di Jenewa, yang merupakan rumah bagi markas besar PBB di Eropa dan puluhan badan PBB—yang juga telah terguncang oleh pemotongan anggaran yang dramatis—, Waltz mengisyaratkan bahwa lebih banyak pemotongan mungkin akan terjadi.

“Salah satu pertanyaan lain yang sering saya terima adalah, mengapa sebagian besar area kunci PBB tampaknya berada di beberapa kota termahal di dunia,” katanya.

“Saya pikir di dunia modern yang saling terhubung, lokasi fisik setiap karyawan menjadi kurang relevan.”

Dia juga menolak seruan dari beberapa pihak agar PBB mengevaluasi kembali markas besarnya di New York setelah beberapa pemimpin ditolak visanya untuk menghadiri Sidang Umum tahun lalu.

“Anda membutuhkan satu tempat di dunia di mana semua orang dapat berbicara,” kata Waltz. “Dan tentu saja, tempat itu akan selalu New York.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved