AS Bersiap Kerahkan Kapal Induk Kedua, Kemungkinan Serang Iran Jika Perundingan Gagal
Kamis, 12 Februari 2026 - 09:48 WIB
loading...
A
A
A
Menurut laporan WSJ, USS George H.W. Bush saat ini sedang menyelesaikan latihan di lepas pantai Virginia dan bisa mempercepat latihan tersebut jika diperintahkan untuk dilakukan lebih cepat.
Jika benar-benar diperintahkan Trump, kapal induk kedua akan bergabung dengan USS Abraham Lincoln, yang sudah beroperasi di Timur Tengah sebagai bagian dari penumpukan kekuatan militer AS yang lebih luas yang mencakup tambahan kapal perang, pertahanan udara, dan skuadron tempur.
Trump secara terbuka mengakui pada hari Selasa bahwa dia sedang mempertimbangkan untuk mengirim kapal induk kedua ke Timur Tengah. “Kami memiliki armada yang sedang menuju ke sana dan mungkin ada armada lain yang akan berangkat,” katanya, seraya menambahkan bahwa Washington harus melakukan “sesuatu yang sangat sulit” jika negosiasi gagal.
Trump, pada hari Rabu, juga bertemu secara tertutup dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih untuk membahas Iran.
“Saya bersikeras bahwa negosiasi dengan Iran terus dilakukan untuk melihat apakah kesepakatan dapat dicapai atau tidak,” tulis Trump di Truth Social setelah pertemuan tersebut.
Jika benar-benar diperintahkan Trump, kapal induk kedua akan bergabung dengan USS Abraham Lincoln, yang sudah beroperasi di Timur Tengah sebagai bagian dari penumpukan kekuatan militer AS yang lebih luas yang mencakup tambahan kapal perang, pertahanan udara, dan skuadron tempur.
Trump secara terbuka mengakui pada hari Selasa bahwa dia sedang mempertimbangkan untuk mengirim kapal induk kedua ke Timur Tengah. “Kami memiliki armada yang sedang menuju ke sana dan mungkin ada armada lain yang akan berangkat,” katanya, seraya menambahkan bahwa Washington harus melakukan “sesuatu yang sangat sulit” jika negosiasi gagal.
Trump, pada hari Rabu, juga bertemu secara tertutup dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih untuk membahas Iran.
“Saya bersikeras bahwa negosiasi dengan Iran terus dilakukan untuk melihat apakah kesepakatan dapat dicapai atau tidak,” tulis Trump di Truth Social setelah pertemuan tersebut.
Lihat Juga :