Berdebat soal Trump, Seorang Ayah Tembak Mati Putrinya

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:12 WIB
loading...
Berdebat soal Trump,...
Lucy Harrison, perempuan Inggris yang ditembak mati oleh ayahnya di Texas setelah keduanya berdebat soal Presiden AS Donald Trump. Foto/Cheshire Police/PA
A A A
WASHINGTON - Seorang ayah telah menembak mati putrinya di Texas setelah keduanya berdebat sengit soal Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Korban, yang merupakan warga Inggris, mengunjungi ayahnya di AS dan kemudian terjadi perkelahian karena masalah politik.

Korban diidentifikasi sebagai Lucy Harrison (23) asal Warrington. Dia ditembak di dada dengan pistol semi-otomatis oleh tersangka, Kris Harrison, saat tinggal di rumahnya di Prosper, Texas. Pembunuhan ini terjadi 10 Januari tahun lalu, namun baru diungkap kemarin.

Baca Juga: Trump: Iran Bodoh Jika Tak Bikin Kesepakatan dengan AS, Mencakup Nuklir dan Rudal

Petugas koroner senior Jacqueline Devonish mengatakan bahwa Kris Harrison, seorang pecandu alkohol yang baru saja minum pada hari sebelumnya, mengarahkan pistol ke putrinya dan menarik pelatuknya.

Tersangka tidak pernah didakwa oleh polisi Texas sehubungan dengan kematian korban, setelah mengeklaim pistolnya meledak secara tidak sengaja saat dia mengangkatnya untuk menunjukkan pada korban.

Namun, pada akhir sidang dua hari di pengadilan koroner Cheshire, Devonish mendapati tersangka tahu betul bahwa dia telah menembak putrinya sendiri, menodongkan pistol setinggi dada dan menarik pelatuknya.

Devonish menyatakan korban meninggal karena pembunuhan di luar hukum karena kelalaian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Brutal, Pasukan Israel...
Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas
Rekomendasi
Bentrokan Berdarah di...
Bentrokan Berdarah di Adonara NTT, Menteri HAM Kerahkan Tim Dorong Penyelesaian lewat Budaya
Polda Metro Patroli...
Polda Metro Patroli ke Lokasi-lokasi Nobar Final Argentina vs Spanyol, Warga Diminta Tetap Sportif
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 17 Minggu, 19 Juli 2026: Kedekatan Elio dan Arumi Semakin Tumbuh
Berita Terkini
Pakar Militer Israel...
Pakar Militer Israel Akui Iran Berperang Melawan AS seperti Negara Adidaya Modern, Ini 4 Alasannya
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved