AS Gunakan Taktik Baru untuk Menekan Iran, Apa Itu?
Rabu, 11 Februari 2026 - 21:20 WIB
loading...
A
A
A
Ketika ditanya tentang kemungkinan AS menaiki kapal tanker yang terkait dengan Iran, seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada media bahwa Trump lebih menyukai diplomasi tetapi memiliki berbagai pilihan yang tersedia jika negosiasi gagal.
Laporan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington, dengan AS baru-baru ini mengerahkan aset angkatan laut dan udara tambahan ke wilayah tersebut.
Washington telah menuntut agar Iran menerima kebijakan "pengayaan nol" dan telah berulang kali menyatakan bahwa mereka dapat menggunakan tindakan militer jika diplomasi gagal, sementara Teheran bersikeras bahwa pengayaan adalah hak hukumnya, yang didasarkan pada kedaulatan dan martabat nasional.
Berbicara kepada Rick Sanchez dari RT pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Teheran sepenuhnya berkomitmen pada penyelesaian diplomatik dengan AS sambil bersiap menghadapi kemungkinan konflik yang kembali terjadi. Namun, ia berpendapat bahwa "tidak ada solusi selain solusi diplomatik," menyatakan bahwa teknologi dan kemajuan tidak dapat dihancurkan melalui pemboman dan ancaman militer.
Laporan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington, dengan AS baru-baru ini mengerahkan aset angkatan laut dan udara tambahan ke wilayah tersebut.
Washington telah menuntut agar Iran menerima kebijakan "pengayaan nol" dan telah berulang kali menyatakan bahwa mereka dapat menggunakan tindakan militer jika diplomasi gagal, sementara Teheran bersikeras bahwa pengayaan adalah hak hukumnya, yang didasarkan pada kedaulatan dan martabat nasional.
Berbicara kepada Rick Sanchez dari RT pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Teheran sepenuhnya berkomitmen pada penyelesaian diplomatik dengan AS sambil bersiap menghadapi kemungkinan konflik yang kembali terjadi. Namun, ia berpendapat bahwa "tidak ada solusi selain solusi diplomatik," menyatakan bahwa teknologi dan kemajuan tidak dapat dihancurkan melalui pemboman dan ancaman militer.
(ahm)
Lihat Juga :