Sarankan Impor Perawan, Pejabat Korea Selatan Dipecat

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:41 WIB
loading...
Sarankan Impor Perawan,...
Kepala daerah Jindo, Kim Hee-soo. Foto/x
A A A
SEOUL - Partai Demokratik (DPK) yang berkuasa di Korea Selatan telah memecat kepala daerah Jindo, Kim Hee-soo, dari jajarannya setelah pejabat daerah tersebut menyerukan “mengimpor perawan” dari luar negeri untuk mengatasi masalah demografi negara tersebut. Pernyataan pejabat tersebut menyebabkan kegemparan nasional.

Partai tersebut mengadakan pertemuan Dewan Tertinggi luar biasa pada hari Senin untuk membahas dampak dari pernyataan kontroversial yang dibuat Kim pekan lalu. Pernyataan pejabat tersebut secara luas dianggap tidak pantas dan merendahkan perempuan.

“Keputusan ini dibuat sebagai tanggapan terhadap kontroversi publik yang disebabkan pernyataan merendahkannya baru-baru ini tentang perempuan asing,” kata juru bicara utama DPK, Park Soo-hyun, setelah pertemuan tersebut.

Kepala daerah pulau selatan tersebut membuat komentar kontroversial tersebut pada hari Rabu lalu selama pertemuan tentang integrasi administratif antara Provinsi Jeolla Selatan dan Gwangju, kota metropolitan terbesar keenam di negara itu.

“Jika Gwangju dan Jeolla Selatan diintegrasikan, kita harus membuat undang-undang yang membahas kepunahan penduduk, dan jika itu tidak berhasil, mungkin kita harus mengimpor gadis-gadis perawan muda dari tempat-tempat seperti Sri Lanka atau Vietnam agar para bujangan di pedesaan dapat menikah,” ujar Kim dalam pertemuan tersebut, menggunakan istilah yang berarti “perawan” dan “wanita muda yang belum menikah.”

Pernyataan tersebut segera menjadi viral, menyebabkan reaksi keras di seluruh negeri, dengan pejabat tersebut dituduh bersikap seksis dan secara keseluruhan tidak pantas, dengan kritik terutama berfokus pada kata “impor.”

Kecaman tersebut mendorong Kim menyampaikan permintaan maaf yang agak kurang meyakinkan, karena ia tetap bersikeras pendapatnya tetap benar meskipun bahasa yang digunakan.

Pejabat tersebut bersikeras ia bermaksud untuk berargumen bahwa “revitalisasi industri saja tidak dapat menyelesaikan kepunahan penduduk” dan menarik perhatian pada “masalah struktural seperti penurunan populasi yang parah di komunitas pedesaan dan nelayan serta melemahnya fondasi untuk pernikahan dan kelahiran anak.”

Penurunan demografis harus ditangani tidak hanya di tingkat regional tetapi juga ditanggapi dengan respons tingkat pemerintah nasional, katanya.

Baca juga: Eks Komandan IRGC Ungkap Arab Saudi Sudah Punya Senjata Nuklir, AS dan Israel Tahu
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
Pabrik Senjata dan Dirgantara...
Pabrik Senjata dan Dirgantara Meledak di Korsel Tewaskan 5 Orang, Apakah Ada Sabotase?
Kim Jong-un Pamer Kekuatan,...
Kim Jong-un Pamer Kekuatan, Tembakkan Beberapa Rudal Balistik Korut
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Gugur dalam Serangan...
Gugur dalam Serangan AS-Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan 9 Juli
Rekomendasi
Selamat Tahun Baru Islam...
Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, Berikut Keutamaan Muharram
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 2-2, Kamada Buyarkan Kemenangan De Oranje
Jerman Unggul atas Curacao...
Jerman Unggul atas Curacao 3-1 di Babak Pertama, Tim Debutan Sempat Bikin Kejutan
Berita Terkini
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Infografis
Noel Terjerat Rasuah,...
Noel Terjerat Rasuah, Saatnya Bersihkan Pejabat Serakah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved