Israel Gunakan Senjata di Gaza Penyebab Ribuan Jasad Warga Palestina Menguap Lenyap

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:20 WIB
loading...
A A A
“Titik didih air adalah 100 derajat Celcius [212F],” kata al-Bursh. “Ketika tubuh terpapar energi yang melebihi 3.000 derajat yang dikombinasikan dengan tekanan dan oksidasi yang besar, cairan akan mendidih seketika. Jaringan akan menguap dan berubah menjadi abu. Secara kimiawi, hal ini tidak dapat dihindari.”

Anatomi Bom


Investigasi mengidentifikasi amunisi buatan AS tertentu yang digunakan di Gaza yang terkait dengan hilangnya orang-orang ini:

MK-84 ‘Hammer’: Bom tanpa pemandu seberat 900 kg ini yang diisi dengan tritonal menghasilkan panas hingga 3.500°C.

BLU-109 penghancur bunker: Digunakan dalam serangan terhadap al-Mawasi, area yang telah dinyatakan Israel sebagai “zona aman” bagi pengungsi Palestina pada September 2024, bom ini menewaskan 22 orang. Bom ini memiliki selongsong baja dan sumbu tunda, mengubur dirinya sendiri sebelum meledakkan campuran bahan peledak PBXN-109. Ini menciptakan bola api besar di dalam ruang tertutup, membakar semua yang ada dalam jangkauan.

GBU-39: Bom luncur presisi ini digunakan dalam serangan sekolah al-Tabin. Bom ini menggunakan bahan peledak AFX-757. “GBU-39 dirancang untuk menjaga struktur bangunan tetap relatif utuh sambil menghancurkan semua yang ada di dalamnya,” ujar Fatigarov. “Bom ini membunuh melalui gelombang tekanan yang merusak paru-paru dan gelombang termal yang membakar jaringan lunak.”

Basal dari Pertahanan Sipil mengkonfirmasi penemuan fragmen sayap GBU-39 di lokasi tempat mayat-mayat menghilang.

Baca juga: Rahasia Keluarga Netanyahu Terbongkar, dari Perkelahian Sengit hingga Sara Suka Curi Handuk Hotel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
Weizmann Institute,...
Weizmann Institute, Lab Senjata Canggih Israel Hancur Dirudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved