Israel Gunakan Senjata di Gaza Penyebab Ribuan Jasad Warga Palestina Menguap Lenyap

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:20 WIB
loading...
Israel Gunakan Senjata...
Warga melihat kawah 15 meter akibat serangan bom Israel di kamp al-Mawasi, Khan Younis, Gaza, 10 September 2024. Foto/anadolu
A A A
JALUR GAZA - Pada subuh tanggal 10 Agustus 2024, Yasmin Mahani berjalan melewati reruntuhan sekolah al-Tabin yang berasap di Kota Gaza, mencari putranya, Saad. Ia menemukan suaminya berteriak, tetapi tidak ada jejak Saad.

“Saya masuk ke masjid dan mendapati diri saya menginjak daging dan darah,” kata Mahani kepada Al Jazeera Arabic dalam investigasi yang ditayangkan pada hari Senin.

Ia mencari di rumah sakit dan kamar mayat selama berhari-hari. “Kami tidak menemukan apa pun dari Saad. Bahkan tidak ada jenazah untuk dimakamkan. Itu bagian tersulitnya,” ujar dia.

Mahani adalah salah satu dari ribuan warga Palestina yang orang-orang terkasihnya lenyap begitu saja selama perang genosida Israel di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 72.000 orang.

Menurut investigasi Al Jazeera Arab, The Rest of the Story, tim Pertahanan Sipil di Gaza telah mendokumentasikan 2.842 warga Palestina yang telah "lenyap" sejak perang dimulai pada Oktober 2023, tanpa meninggalkan sisa-sisa selain percikan darah atau fragmen kecil daging.

Para ahli dan saksi mata mengaitkan fenomena ini dengan penggunaan sistematis senjata termal dan termobarik yang dilarang secara internasional oleh Israel, yang sering disebut sebagai bom vakum atau aerosol, yang mampu menghasilkan suhu melebihi 3.500 derajat Celcius.

Pencatatan Forensik yang Suram


Angka 2.842 bukanlah perkiraan, tetapi hasil dari pencatatan forensik yang suram oleh Pertahanan Sipil Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Didier Deschamps Absen...
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis di Piala Dunia 2026 usai Ibunda Meninggal Dunia
MPLS 2026 Hadir dengan...
MPLS 2026 Hadir dengan Aturan Baru, Simak 5 Perubahan Utamanya
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Berita Terkini
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Infografis
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved