Lawan China, Taiwan Akan Bangun 10 Kapal Perang 2.500 Ton dan Beli 10 Pesawat C-130J AS
Selasa, 10 Februari 2026 - 11:17 WIB
loading...
A
A
A
Taiwan merupakan wilayah yang telah memerintah sendiri secara demokratis selama bertahun-tahun, namun China masih mengeklaim pulau sebagai bagian dari wilayahnya. Beijing telah bertekad menundukkan Taiwan, termasuk dengan kekuatan militer jika diperlukan.
Pada bulan Desember, China meningkatkan ketegangan ke tingkat baru dengan demonstrasi militer di perairan lepas Taiwan. Seperti yang dilaporkan Reuters saat itu, China menembakkan roket ke perairan dalam demonstrasi militer agresif dari kapal serbu barunya.
Selama latihan tersebut, kapal-kapal China berlatih blokade, dan mereka melakukan latihan tembak langsung selama 10 jam. Pada saat yang sama, media pemerintah China dilaporkan merilis gambar yang menekankan superioritas teknologi dan militer Beijing, sambil menyoroti kemampuannya untuk merebut Taiwan dengan paksa jika perlu.
Latihan tersebut, yang disebut "Misi Keadilan 2025", dimulai 11 hari setelah AS mengumumkan kesepakatan paket senjata senilai USD11,1 miliar dengan Taiwan.
Pada bulan Desember, China meningkatkan ketegangan ke tingkat baru dengan demonstrasi militer di perairan lepas Taiwan. Seperti yang dilaporkan Reuters saat itu, China menembakkan roket ke perairan dalam demonstrasi militer agresif dari kapal serbu barunya.
Selama latihan tersebut, kapal-kapal China berlatih blokade, dan mereka melakukan latihan tembak langsung selama 10 jam. Pada saat yang sama, media pemerintah China dilaporkan merilis gambar yang menekankan superioritas teknologi dan militer Beijing, sambil menyoroti kemampuannya untuk merebut Taiwan dengan paksa jika perlu.
Latihan tersebut, yang disebut "Misi Keadilan 2025", dimulai 11 hari setelah AS mengumumkan kesepakatan paket senjata senilai USD11,1 miliar dengan Taiwan.
(mas)
Lihat Juga :