Gubernur di Korsel Usul Impor Wanita Vietnam untuk Atasi Krisis Populasi, Picu Kemarahan
Selasa, 10 Februari 2026 - 07:37 WIB
loading...
A
A
A
Laporan dari BBC menyebutkan bahwa baik Kim Hee-soo maupun Provinsi Jeolla Selatan telah menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan tersebut.
"Ungkapan seperti 'impor' merusak martabat manusia dan mengobjektifikasi perempuan, dan tidak pernah dapat dibenarkan," kata Provinsi Jeolla Selatan, seperti dikutip dari The Korea Times.
"Ungkapan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai yang dianut Jeolla Selatan—penghormatan terhadap hak asasi manusia, kesetaraan gender, dan inklusi multikultural."
Kim Hee-soo, yang menyadari usulannya memicu kemarahan publik, mengatakan: "Saya menggunakan bahasa yang tidak pantas saat mencoba menekankan perlunya langkah-langkah kelembagaan untuk mengatasi depopulasi. Saya sangat menyesal telah menyebabkan kesalahpahaman dan ketidaknyamanan."
Pihak berwenang Sri Lanka belum secara terbuka menanggapi kontroversi ini.
Dewan Tertinggi DPK memberikan suara bulat untuk mengeluarkan Kim Hee-soo dari partai, sebuah keputusan yang diumumkan pada hari Senin.
"Ungkapan seperti 'impor' merusak martabat manusia dan mengobjektifikasi perempuan, dan tidak pernah dapat dibenarkan," kata Provinsi Jeolla Selatan, seperti dikutip dari The Korea Times.
"Ungkapan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai yang dianut Jeolla Selatan—penghormatan terhadap hak asasi manusia, kesetaraan gender, dan inklusi multikultural."
Kim Hee-soo, yang menyadari usulannya memicu kemarahan publik, mengatakan: "Saya menggunakan bahasa yang tidak pantas saat mencoba menekankan perlunya langkah-langkah kelembagaan untuk mengatasi depopulasi. Saya sangat menyesal telah menyebabkan kesalahpahaman dan ketidaknyamanan."
Pihak berwenang Sri Lanka belum secara terbuka menanggapi kontroversi ini.
Dewan Tertinggi DPK memberikan suara bulat untuk mengeluarkan Kim Hee-soo dari partai, sebuah keputusan yang diumumkan pada hari Senin.
Lihat Juga :