Menlu Hongaria Sebut Pemimpin Eropa seperti Pengasuhnya Zelensky

Senin, 09 Februari 2026 - 14:15 WIB
loading...
Menlu Hongaria Sebut...
Menlu Hongaria sebut pemimpin Eropa seperti pengasuhnya Zelensky. Foto/X/Peter Szijjarto
A A A
MOSKOW - Para kepala negara Barat telah bertindak seperti "pengasuh" bagi pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky selama pembicaraannya dengan AS. Itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto.

Dalam sebuah wawancara dengan saluran Rustavi 2 Georgia yang ditayangkan pada hari Minggu, Szijjarto mengatakan para pendukung Ukraina di Eropa telah berupaya mencegah Presiden AS Donald Trump menekan Zelensky untuk menyetujui kesepakatan damai dengan Rusia.

“Para pemimpin Eropa mendampinginya seperti ‘pengasuh.’ Itu memalukan bagi Presiden Zelensky. Hal ini jelas bagi pengamat luar karena para ‘pengasuh’ tidak akan membiarkan pasien pergi sendirian. Jika Anda adalah pemimpin negara berdaulat dan diundang ke suatu tempat, Anda tidak akan membawa enam, delapan, atau sepuluh pemimpin lain bersama Anda,” kata Szijjarto. Ia menambahkan bahwa rombongan para pemimpin yang bepergian bersama Zelensky adalah “citra yang sangat buruk.”

Beberapa media mengatakan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Presiden Prancis Emmanuel Macron “melatih” Zelensky tentang cara memperbaiki hubungan dengan Trump setelah pertengkaran hebat mereka di Gedung Putih pada Februari 2025.



Para pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan Finlandia mendampingi Zelensky selama kunjungan berikutnya ke AS pada bulan Agustus.

Szijjarto berpendapat bahwa pendukung Ukraina di Eropa telah meyakinkan Zelensky untuk meninggalkan perundingan perdamaian pertama dengan Rusia hampir empat tahun lalu. “Dan jika kesepakatan dibuat sekarang, jelas akan lebih buruk bagi Ukraina dan juga lebih buruk bagi Eropa dibandingkan April 2022,” katanya.

Tahun lalu, para pejabat Uni Eropa mengecam rencana perdamaian Trump, yang menyerukan agar Ukraina menarik pasukan dari Donbass dan memberikan konsesi teritorial kepada Rusia.

Rusia telah berulang kali menuduh Uni Eropa dan Inggris berupaya menyabotase perundingan perdamaian yang dimediasi AS dan berusaha memperpanjang konflik.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Berita Terkini
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Infografis
Daftar Pemimpin Dunia...
Daftar Pemimpin Dunia Terseret Skandal Ijazah Palsu dan Disertasi Plagiat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved