Di Balik 'Peternakan Bayi' Jeffrey Epstein dan Rencana Menciptakan 'Ras Super' Manusia
Minggu, 08 Februari 2026 - 12:57 WIB
loading...
A
A
A
Epstein secara terbuka berbicara tentang ketertarikannya untuk mengawetkan tubuhnya sendiri. Seorang rekan transhumanis mengatakan Epstein membahas kriogenik, praktik yang belum terbukti yang melibatkan pembekuan tubuh setelah kematian dengan harapan akan dihidupkan kembali di masa depan. Menurut orang tersebut, Epstein mengatakan dia ingin kepala dan penisnya diawetkan.
Pertanyaan apakah Epstein pernah memiliki anak tetap belum terselesaikan. Berkas yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS dalam beberapa bulan terakhir, bagian dari kumpulan hampir tiga juta dokumen—yang kini populer sebagai "Epstein Files", berisi referensi yang menunjukkan bahwa dia mungkin telah melakukannya. Di antara catatan tersebut terdapat sebuah buku harian seorang wanita yang mengatakan bahwa dia melahirkan seorang bayi perempuan sekitar tahun 2002, ketika dia berusia 16 atau 17 tahun. Dia mengeklaim bahwa anak tersebut diambil darinya beberapa menit setelah lahir, dalam proses yang diawasi oleh mantan pasangan Epstein, Ghislaine Maxwell. Klaim tersebut belum diverifikasi secara independen, dan tidak diketahui apa yang terjadi pada anak tersebut, jika ada.
Pengacara wanita tersebut membagikan buku harian itu kepada jaksa federal. Dia kemudian mengajukan gugatan perdata dengan nama samaran terhadap pengusaha keuangan Leon Black, dengan tuduhan pemerkosaan di rumah Epstein. Black telah membantah tuduhan tersebut, dan kasus ini masih berlangsung.
Tidak pernah ada konfirmasi publik bahwa Epstein memiliki anak, dan tidak ada yang disebutkan dalam wasiatnya. Pacar terakhirnya yang diketahui adalah Karyna Shuliak, yang kepadanya dia bermaksud mewariskan pulau pribadinya, rumah di Manhattan, dan USD50 juta.
Sebuah video tanpa tanggal dari rumah mewah Epstein di New York menunjukkan tes DNA paternitas di atas meja. Sebuah email dari tahun 2011, yang dikirim oleh Sarah Ferguson, mengucapkan selamat kepada Epstein atas kelahiran bayi laki-laki, dengan mengutip informasi yang disampaikan oleh Duke of York. Ferguson kemudian menyatakan bahwa dia telah didorong untuk mengirim pesan tersebut dan tidak mendengar kabar lebih lanjut.
Tuduhan tentang Anak dan Kerahasiaan
Pertanyaan apakah Epstein pernah memiliki anak tetap belum terselesaikan. Berkas yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS dalam beberapa bulan terakhir, bagian dari kumpulan hampir tiga juta dokumen—yang kini populer sebagai "Epstein Files", berisi referensi yang menunjukkan bahwa dia mungkin telah melakukannya. Di antara catatan tersebut terdapat sebuah buku harian seorang wanita yang mengatakan bahwa dia melahirkan seorang bayi perempuan sekitar tahun 2002, ketika dia berusia 16 atau 17 tahun. Dia mengeklaim bahwa anak tersebut diambil darinya beberapa menit setelah lahir, dalam proses yang diawasi oleh mantan pasangan Epstein, Ghislaine Maxwell. Klaim tersebut belum diverifikasi secara independen, dan tidak diketahui apa yang terjadi pada anak tersebut, jika ada.
Pengacara wanita tersebut membagikan buku harian itu kepada jaksa federal. Dia kemudian mengajukan gugatan perdata dengan nama samaran terhadap pengusaha keuangan Leon Black, dengan tuduhan pemerkosaan di rumah Epstein. Black telah membantah tuduhan tersebut, dan kasus ini masih berlangsung.
Tidak pernah ada konfirmasi publik bahwa Epstein memiliki anak, dan tidak ada yang disebutkan dalam wasiatnya. Pacar terakhirnya yang diketahui adalah Karyna Shuliak, yang kepadanya dia bermaksud mewariskan pulau pribadinya, rumah di Manhattan, dan USD50 juta.
Sebuah video tanpa tanggal dari rumah mewah Epstein di New York menunjukkan tes DNA paternitas di atas meja. Sebuah email dari tahun 2011, yang dikirim oleh Sarah Ferguson, mengucapkan selamat kepada Epstein atas kelahiran bayi laki-laki, dengan mengutip informasi yang disampaikan oleh Duke of York. Ferguson kemudian menyatakan bahwa dia telah didorong untuk mengirim pesan tersebut dan tidak mendengar kabar lebih lanjut.
(mas)
Lihat Juga :