Trump Rilis Video Rasis Obama sebagai Kera, Dihapus setelah Dikecam

Sabtu, 07 Februari 2026 - 11:48 WIB
loading...
Trump Rilis Video Rasis...
Presiden Donald Trump mengunggah video rasis yang menggambarkan Barack Obama dan Michelle Obama sebagai kera. Foto/x
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump membagikan unggahan dengan video rasis yang menggambarkan Barack Obama dan Michelle Obama sebagai monyet. Tindakan Trump memicu kemarahan di seluruh spektrum politik Amerika Serikat pada Jumat, 6 Februari, sebelum menghapusnya dalam langkah mundur yang jarang terjadi.

Gedung Putih awalnya menolak "kemarahan palsu" atas video yang dibagikan di akun Truth Social milik Trump pada Kamis malam, hanya untuk kemudian menyalahkan unggahan tersebut pada kesalahan seorang anggota staf.

Partai Demokrat mengecam Trump sebagai "keji" atas unggahan tentang keluarga Obama – presiden dan ibu negara kulit hitam pertama dalam sejarah AS – sementara seorang senator senior Partai Republik mengatakan video itu jelas-jelas rasis.

Menjelang akhir video berdurasi satu menit yang mempromosikan teori konspirasi tentang kekalahan Trump dari Joe Biden dalam pemilihan 2020, wajah keluarga Obama ditampilkan di tubuh monyet selama sekitar satu detik. Lagu "The Lion Sleeps Tonight" diputar di latar belakang saat keluarga Obama muncul.

Video tersebut, yang diunggah pada pukul 23:44 Kamis (0445 GMT Jumat) di tengah banyaknya unggahan lain, mengulangi tuduhan palsu bahwa perusahaan penghitung suara Dominion Voting Systems membantu mencuri pemilu dari Trump.

Awalnya, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt meremehkan kontroversi tersebut, dengan mengatakan gambar-gambar itu "berasal dari video meme internet yang menggambarkan Presiden Trump sebagai Raja Hutan dan Demokrat sebagai karakter dari Raja Singa."

"Tolong hentikan kemarahan palsu ini dan laporkan sesuatu yang benar-benar penting bagi publik Amerika hari ini," kata Leavitt dalam pernyataan kepada AFP.

Namun, hampir tepat 12 jam setelah unggahan tersebut muncul di akun Trump, ada pengakuan yang tidak biasa dari pemerintahan yang biasanya menolak untuk mengakui kesalahan sekecil apa pun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Cawe-cawe Trump Disebut...
Cawe-cawe Trump Disebut Biang Kerok Kegagalan Timnas AS di Piala Dunia 2026
Iran Ancam Beri Balasan...
Iran Ancam Beri Balasan Atas Serangan AS, IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9
Tragis! Ibu dan 4 Putrinya...
Tragis! Ibu dan 4 Putrinya Tewas dalam Kebakaran Apartemen, Loncat dari Lantai 7
Rekomendasi
Swiss Balas Gol Argentina,...
Swiss Balas Gol Argentina, Laga Berlanjut ke Extra Time
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Kabar Duka, Komedian...
Kabar Duka, Komedian Temon Meninggal Dunia
Berita Terkini
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved