Trump Rilis Video Rasis Obama sebagai Kera, Dihapus setelah Dikecam

Sabtu, 07 Februari 2026 - 11:48 WIB
loading...
A A A
"Seorang staf Gedung Putih secara keliru membuat unggahan tersebut. Unggahan itu telah dihapus," kata seorang pejabat Gedung Putih kepada AFP.

Kemudian pada hari Jumat, Trump mengatakan dia "tidak melihat" klip rasis yang diunggah di akunnya.

Tidak ada komentar langsung dari keluarga Obama.

Sementara Demokrat langsung mengecam unggahan tersebut, kemarahan dari beberapa anggota Partai Republik Trump sendiri tampaknya memicu perubahan sikap.

Tim Scott, satu-satunya senator Republik berkulit hitam dan calon nominasi presiden 2024, menyebut video itu "hal paling rasis yang pernah saya lihat dari Gedung Putih ini." Scott mengatakan dia "berdoa agar itu palsu" dan meminta Trump untuk menghapusnya.

Roger Wicker, senator Republik lainnya, mengatakan unggahan itu "sama sekali tidak dapat diterima. Presiden harus menghapusnya dan meminta maaf."

Fanatisme Menjijikkan


Demokrat terkemuka di Dewan Perwakilan Rakyat, Hakeem Jeffries, menyebut Trump "keji, tidak waras, dan jahat" dan mendesak Republikan di X untuk "segera mengecam fanatisme menjijikkan Donald Trump."

Selama negosiasi untuk menghindari penutupan pemerintah AS tahun lalu, Trump mengunggah video Jeffries, yang berkulit hitam, mengenakan kumis palsu dan sombrero. Jeffries menyebut gambar itu rasis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved