Epstein dan Eks PM Barak Bahas Pengendalian Demografi oleh Israel

Sabtu, 07 Februari 2026 - 07:24 WIB
loading...
A A A
Politik mereka cenderung selaras dengan sayap kanan.

Barak juga menggarisbawahi perpecahan yang dalam antara Yahudi religius dan sekuler, dinamika yang terus menggerogoti negara tersebut.

“Saya percaya kita harus mematahkan monopoli rabi Ortodoks dalam hal pernikahan, pemakaman, dan hal-hal lain, serta definisi seorang Yahudi,” katanya, merujuk pada aturan keagamaan yang ketat dalam agama tersebut.

“[Ini akan], dengan cara yang canggih dan pasti, membuka pintu bagi konversi massal ke agama Yahudi. Ini adalah negara yang sukses, banyak yang akan mendaftar,” ujar Barak.

Barak mengatakan otoritas Israel “dapat mengontrol kualitas” penduduk “jauh lebih efektif daripada leluhur kita, daripada para pendiri Israel”.

“Itu semacam gelombang penyelamatan dari Afrika Utara, dari [dunia] Arab atau apa pun. Mereka menerima apa pun yang datang; sekarang, kita bisa selektif,” katanya, menambahkan, “Kita dapat dengan mudah menyerap satu juta lagi. Saya selalu mengatakan kepada Putin, yang kita butuhkan hanyalah satu juta lagi.”

Barak mengatakan orang Rusia akan datang ke Israel terlebih dahulu tanpa prasyarat, tetapi menambahkan, “Di bawah tekanan sosial dari kebutuhan, terutama generasi kedua untuk beradaptasi, itu akan terjadi.”

Sebagian Diterima, Sebagian Lainnya Tidak


Pemerintah Israel telah secara aktif mempromosikan imigrasi ke negara itu selama beberapa dekade. Warga Amerika dan Prancis sangat diterima, dan banyak yang akhirnya pindah ke pemukiman ilegal dan mendukung dominasi atas tanah Palestina di Tepi Barat yang diduduki, di mana mereka tidak memiliki hubungan sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Bela Iran, Kelompok...
Bela Iran, Kelompok Houthi Akan Tembak Kapal Israel yang Lintasi Laut Merah
Rekomendasi
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Isu Suap Bea Cukai, Hotman Paris: Bawa Buktimu!
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Berita Terkini
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved