Kremlin Tepis Klaim Jeffrey Epstein sebagai Mata-mata Rusia

Jum'at, 06 Februari 2026 - 07:36 WIB
loading...
Kremlin Tepis Klaim...
Kremlin menolak klaim-klaim yang menyebut Jeffrey Epstein sebagai mata-mata Rusia. Foto/via Anadolu
A A A
MOSKOW - Kremlin menolak klaim mendiang terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein sebagai mata-mata Rusia. Bantahan ini disampaikan setelah media-media Barat dan Perdana menteri Polandia Donald Tusk menduga Epstein sebagai aset intelijen Moskow.

Tusk mengatakan pada Selasa lalu bahwa Warsawa akan meluncurkan penyelidikan atas apa yang disebutnya sebagai kemungkinan hubungan antara Epstein dan dinas intelijen Rusia dan atas potensi dampak apa pun terhadap Polandia.

Baca Juga: Epstein Files: Informan FBI Yakin Jeffrey Epstein Agen Mossad

Tusk tidak memberikan bukti atas pernyataannya, meskipun media Barat dalam beberapa hari terakhir mempertanyakan apakah Epstein adalah agen Rusia yang mengumpulkan materi yang dapat digunakan untuk menjatuhkan orang kaya dan berkuasa.

Ketika ditanya oleh Reuters, Kamis (5/2/2026), tentang pernyataan Tusk dan laporan media Barat, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, "Saya ingin bercanda tentang versi seperti itu, tetapi mari kita tidak membuang waktu."

Para pejabat Rusia mengatakan bahwa klaim tentang hubungan antara Epstein dan intelijen Rusia jelas-jelas diangkat ke ranah publik untuk mengalihkan perhatian dari skandal yang menurut mereka telah mengungkap kemunafikan orang-orang berpengaruh di AS dan Eropa.

Dalam berkas tentang Epstein yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS—yang dikenal sebagai Epstein Files—, Rusia disebutkan ribuan kali.

Berkas tersebut juga menunjukkan bahwa beberapa wanita muda yang dihubungi Epstein berasal dari Rusia, termasuk seorang wanita berusia 26 tahun yang ingin dia kenalkan kepada Andrew Mountbatten-Windsor, adik laki-laki Raja Charles dari Kerajaan Inggris.

Berbagai organisasi media dan blogger juga berspekulasi bahwa Epstein menjadi mata-mata untuk Mossad (dinas intelijen asing Israel) atau pun Badan Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS).

Belum ada bukti pasti yang dipublikasikan oleh organisasi berita besar bahwa ia bekerja untuk dinas intelijen mana pun.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
PBB: Israel Sengaja...
PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza
Rekomendasi
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka...
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kementerian PU
Daftar 10 Tim Lolos...
Daftar 10 Tim Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved