PM Anwar Ibrahim Sangkal Serahkan Wilayah Malaysia kepada Indonesia
Kamis, 05 Februari 2026 - 09:56 WIB
loading...
A
A
A
Dia mencatat bahwa setiap kesepakatan akhir masih harus melalui proses hukum domestik, termasuk konsultasi dengan pemerintah negara bagian, persetujuan oleh majelis legislatif negara bagian, pertimbangan oleh Konferensi Raja-Raja, dan formalisasi selanjutnya di tingkat federal.
Anwar mendesak para anggota Parlemen untuk tidak mempolitisasi masalah ini dengan membuat tuduhan bahwa pemerintah telah mengkhianati kepentingan nasional, terutama ketika hal itu melibatkan negosiasi sensitif dengan negara tetangga.
“Verifikasi dulu klaim-klaim tersebut sebelum membuat tuduhan dan penghinaan yang liar,” katanya, merujuk pada isu-isu yang diangkat oleh pihak oposisi.
Mengenai masalah yang menyangkut kepentingan nasional, termasuk perbatasan, Anwar mengatakan diskusi harus dilakukan secara bertanggung jawab, menambahkan bahwa hubungan Malaysia dengan Indonesia tetap ramah dan kuat, dengan negosiasi masih berlangsung di semua tingkatan.
Sebelumnya dilaporkan bahwa Kementerian Sumber Daya Alam dan Keberlanjutan Lingkungan membantah laporan media Indonesia baru-baru ini yang menuduh Malaysia telah menyerahkan tanah kepada Indonesia, dengan mengatakan bahwa klaim tersebut tidak akurat.
Anwar mendesak para anggota Parlemen untuk tidak mempolitisasi masalah ini dengan membuat tuduhan bahwa pemerintah telah mengkhianati kepentingan nasional, terutama ketika hal itu melibatkan negosiasi sensitif dengan negara tetangga.
“Verifikasi dulu klaim-klaim tersebut sebelum membuat tuduhan dan penghinaan yang liar,” katanya, merujuk pada isu-isu yang diangkat oleh pihak oposisi.
Mengenai masalah yang menyangkut kepentingan nasional, termasuk perbatasan, Anwar mengatakan diskusi harus dilakukan secara bertanggung jawab, menambahkan bahwa hubungan Malaysia dengan Indonesia tetap ramah dan kuat, dengan negosiasi masih berlangsung di semua tingkatan.
Sebelumnya dilaporkan bahwa Kementerian Sumber Daya Alam dan Keberlanjutan Lingkungan membantah laporan media Indonesia baru-baru ini yang menuduh Malaysia telah menyerahkan tanah kepada Indonesia, dengan mengatakan bahwa klaim tersebut tidak akurat.
(mas)
Lihat Juga :