5 Fakta Jeffrey Epstein: Guru Matematika tanpa Ijazah Sarjana hingga Dugaan Agen Mossad
Kamis, 05 Februari 2026 - 07:41 WIB
loading...
A
A
A
Klaim ini muncul dari sumber-sumber tertentu seperti mantan orang dalam intelijen yang menulis buku dan media alternatif yang menyampaikan bahwa Epstein dan pasangan tak resminya, Ghislaine Maxwell, dicurigai menjalankan “honeypot operation” untuk memeras tokoh global demi informasi.
Argumen ini terkait hubungan Maxwell dengan ayahnya, Robert Maxwell, yang memang pernah berhubungan dengan intelijen Israel, serta hubungan Epstein dengan tokoh elite dunia.
Namun, klaim ini belum terverifikasi secara independen, dan sejumlah figur berpengaruh telah secara tegas menyangkalnya.
Tucker Carlson, jurnalis AS, secara terbuka menyatakan bahwa Epstein mungkin bekerja atas nama layanan intelijen, kemungkinan bukan Amerika dan secara implisit menyebut kemungkinan Mossad saat berbicara di sebuah acara publik pada tahun 2025.
Dia bertanya retoris apakah Epstein “bekerja demi Mossad” untuk menjalankan operasi kompromat terhadap orang-orang berpengaruh.
Ari Ben-Menashe, mantan intelijen Israel, mengklaim bahwa Epstein dan Ghislaine Maxwell bekerja dengan intelijen dan bahwa Maxwell diperkenalkan Epstein kepada jaringan tersebut. Namun, klaim Ben-Menashe tidak didukung oleh bukti independen yang diverifikasi oleh lembaga resmi.
Mantan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menyatakan dengan tegas bahwa Epstein tidak pernah menjadi agen Mossad, menyebut narasi tersebut sebagai “gelombang fitnah” terhadap Israel.
Pakar hukum terkemuka, Alan Dershowitz, menyatakan bahwa tidak ada bukti yang kredibel bahwa Epstein bekerja untuk Mossad atau badan intelijen lain.
Argumen ini terkait hubungan Maxwell dengan ayahnya, Robert Maxwell, yang memang pernah berhubungan dengan intelijen Israel, serta hubungan Epstein dengan tokoh elite dunia.
Namun, klaim ini belum terverifikasi secara independen, dan sejumlah figur berpengaruh telah secara tegas menyangkalnya.
Tucker Carlson, jurnalis AS, secara terbuka menyatakan bahwa Epstein mungkin bekerja atas nama layanan intelijen, kemungkinan bukan Amerika dan secara implisit menyebut kemungkinan Mossad saat berbicara di sebuah acara publik pada tahun 2025.
Dia bertanya retoris apakah Epstein “bekerja demi Mossad” untuk menjalankan operasi kompromat terhadap orang-orang berpengaruh.
Ari Ben-Menashe, mantan intelijen Israel, mengklaim bahwa Epstein dan Ghislaine Maxwell bekerja dengan intelijen dan bahwa Maxwell diperkenalkan Epstein kepada jaringan tersebut. Namun, klaim Ben-Menashe tidak didukung oleh bukti independen yang diverifikasi oleh lembaga resmi.
Mantan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menyatakan dengan tegas bahwa Epstein tidak pernah menjadi agen Mossad, menyebut narasi tersebut sebagai “gelombang fitnah” terhadap Israel.
Pakar hukum terkemuka, Alan Dershowitz, menyatakan bahwa tidak ada bukti yang kredibel bahwa Epstein bekerja untuk Mossad atau badan intelijen lain.
(mas)
Lihat Juga :