5 Fakta Jeffrey Epstein: Guru Matematika tanpa Ijazah Sarjana hingga Dugaan Agen Mossad
Kamis, 05 Februari 2026 - 07:41 WIB
loading...
A
A
A
Dia bekerja di Bear Stearns, salah satu bank investasi terbesar di Wall Street, dan kemudian mendirikan firma manusianya sendiri, J. Epstein & Co., yang mengelola kekayaan klien-klien superkaya.
Keterkaitannya dengan Leslie Wexner, taipan ritel yang memiliki Victoria’s Secret, menjadi salah satu kunci awal dalam memantapkan posisinya di elite finansial.
Wexner mempercayakan sebagian besar asetnya kepada Epstein, yang kemudian memainkan peran penting dalam membangun portofolio dan gaya hidup Epstein—termasuk pembelian rumah mewah, jet pribadi, dan pulau pribadi di Karibia.
Kini dipandang sebagai "financier" dan "socialite", Epstein berhasil menjalin relasi dengan tokoh-tokoh terkenal di berbagai bidang, mulai dari akademisi hingga politikus dan selebritas.
Polisi mengidentifikasi puluhan gadis di bawah umur yang diduga menjadi korban grooming dan pelecehan seksual oleh Epstein dan jaringan asistennya. Investigasi ini kemudian menghasilkan tuduhan federal terhadap Epstein dan kesepakatan hukum kontroversial pada 2008 di mana Epstein hanya dijatuhi hukuman ringan dan pembebasan meskipun kasusnya serius.
Kasus ini memicu kritik luas terhadap sistem hukum AS, dan membawa Epstein ke sorotan internasional sebagai simbol elite impunitas.
Namun, kematian ini memicu arus teori konspirasi yang kuat, mulai dari tuduhan pembunuhan terselubung hingga dugaan keberadaan “client list” orang-orang berpengaruh yang terlibat.
Keterkaitannya dengan Leslie Wexner, taipan ritel yang memiliki Victoria’s Secret, menjadi salah satu kunci awal dalam memantapkan posisinya di elite finansial.
Wexner mempercayakan sebagian besar asetnya kepada Epstein, yang kemudian memainkan peran penting dalam membangun portofolio dan gaya hidup Epstein—termasuk pembelian rumah mewah, jet pribadi, dan pulau pribadi di Karibia.
Kini dipandang sebagai "financier" dan "socialite", Epstein berhasil menjalin relasi dengan tokoh-tokoh terkenal di berbagai bidang, mulai dari akademisi hingga politikus dan selebritas.
3. Terlibat Kejahatan Seksual dan Jaringannya Sistematis
Karier Epstein runtuh ketika penyelidikan kriminal terhadapnya dimulai pada 2005 di Palm Beach, Florida, setelah seorang orang tua melaporkan bahwa putrinya yang berusia 14 tahun menjadi korban pelecehan.Polisi mengidentifikasi puluhan gadis di bawah umur yang diduga menjadi korban grooming dan pelecehan seksual oleh Epstein dan jaringan asistennya. Investigasi ini kemudian menghasilkan tuduhan federal terhadap Epstein dan kesepakatan hukum kontroversial pada 2008 di mana Epstein hanya dijatuhi hukuman ringan dan pembebasan meskipun kasusnya serius.
Kasus ini memicu kritik luas terhadap sistem hukum AS, dan membawa Epstein ke sorotan internasional sebagai simbol elite impunitas.
4. Kematiannya Memicu Teoris Konspirasi
Epstein ditemukan tewas pada 10 Agustus 2019 saat menunggu persidangan atas kasus perdagangan seks di penjara federal di New York—dan kematiannya dinyatakan sebagai "suicide by hanging" atau bunuh diri dengan gantung diri.Namun, kematian ini memicu arus teori konspirasi yang kuat, mulai dari tuduhan pembunuhan terselubung hingga dugaan keberadaan “client list” orang-orang berpengaruh yang terlibat.
5. Dugaan Jadi Agen Mossad
Salah satu teori paling kontroversial yang beredar adalah bahwa Epstein bukan sekadar pelaku kriminal, melainkan agen intelijen— khususnya Mossad (badan intelijen Israel), yang menggunakan skema pelecehan dan kompromi untuk mengumpulkan informasi.Lihat Juga :