4 Fakta Pembunuhan Saif Al-Islam Gaddafi yang Disebut sebagai Calon Pemimpin Libya

Kamis, 05 Februari 2026 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Ia kemudian ditangkap, ditahan selama bertahun-tahun di Zintan, dijatuhi hukuman mati secara in absentia oleh pengadilan Tripoli pada tahun 2015, dan dicari oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan, berdasarkan surat perintah penangkapan yang masih berlaku.

Dibebaskan berdasarkan undang-undang amnesti pada tahun 2017, ia sebagian besar hidup di luar sorotan publik tetapi kembali ke kancah politik pada tahun 2021 ketika ia mendaftar untuk mencalonkan diri sebagai presiden.

Pencalonannya memecah belah Libya dan menjadi salah satu faktor yang berkontribusi pada kegagalan pemilihan yang direncanakan tahun itu.

4. Perpecahan Politik Libya Jadi Latar Belakang

Libya tetap terpecah secara politik, dengan kekuasaan terbagi antara Pemerintah Persatuan Nasional yang diakui PBB di Tripoli, yang dipimpin oleh Abdul Hamid Dbeibah, dan Pemerintah Stabilitas Nasional yang berbasis di timur, yang didukung oleh Dewan Perwakilan Rakyat dan pasukan yang setia kepada Khalifa Haftar.

Perpecahan ini terus berlanjut sejak kegagalan pemilihan pada tahun 2021, dengan upaya mediasi yang dipimpin PBB terhenti di tengah ketidaksepakatan mengenai pembagian kekuasaan, pendapatan minyak, dan aturan pemilihan.

Dalam kebuntuan ini, Saif al-Islam memposisikan dirinya sebagai pilihan ketiga yang potensial, berupaya untuk menampilkan dirinya sebagai alternatif bagi otoritas Tripoli dan timur, dengan memanfaatkan jaringan kesukuan dan nostalgia akan stabilitas relatif era sebelum tahun 2011.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prosesi Injak Kepala...
Prosesi Injak Kepala Kerbau Dikaitkan dengan Banteng, Ini Jawaban Jokowi
Kebakaran Bar Bangkok...
Kebakaran Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Trump Ingin Rebut Selat...
Trump Ingin Rebut Selat Hormuz, Iran Beri Respons Keras: Berbahaya!
Rekomendasi
EPI Clean Energy Day...
EPI Clean Energy Day Catat Penghematan Emisi Lebih dari 710 Kg CO2e
Kejagung Lelang 90 Unit...
Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen di Jaksel Milik Terpidana Benny Tjokro
Live Streaming Premier...
Live Streaming Premier Padel Malaga 2026 di VISION+: Jadwal Tanding dari Awal Sampai Final
Berita Terkini
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
Infografis
4 Fakta Masjid Ibrahimi...
4 Fakta Masjid Ibrahimi di Kota Hebron yang Ditutup Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved