Israel Tolak Logo Komite Pemerintahan Gaza karena Mirip Lambang Otoritas Palestina

Selasa, 03 Februari 2026 - 22:30 WIB
loading...
Israel Tolak Logo Komite...
Komite Nasional untuk Administrasi Gaza memperbarui logonya pada 2 Februari 2026. Foto/Facebook/ncagaza
A A A
TEL AVIV - Israel menolak logo baru yang diadopsi badan teknokrat Palestina yang akan mengawasi urusan Gaza, dengan alasan kemiripannya dengan logo Otoritas Palestina (PA). Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Senin bahwa logo yang disajikan kepada Israel "sama sekali berbeda dari yang diterbitkan malam ini".

"Israel tidak akan menerima penggunaan simbol Otoritas Palestina, dan PA tidak akan menjadi mitra dalam administrasi Gaza," ungkap kantor tersebut dalam pernyataan.

Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG) adalah badan beranggotakan 15 teknokrat Palestina, yang dibentuk bulan lalu oleh apa yang disebut "Dewan Perdamaian" pimpinan Amerika Serikat (AS) untuk menggantikan Hamas di Jalur Gaza yang dilanda perang.

Pada hari Senin, NCAG mengubah logonya di halaman media sosialnya untuk menampilkan elang emas yang membawa bendera Palestina di tengahnya, yang sangat mirip dengan lambang PA.

Satu-satunya perbedaan antara kedua desain tersebut adalah teks Arab di bagian bawah, dengan logo NCAG yang memuat akronim komite tersebut, bukan kata "Palestina".

Sebelumnya, logo komite tersebut menggambarkan seekor burung yang dibentuk dari warna-warna bendera Palestina.

Israel telah berulang kali menyatakan mereka tidak akan mengizinkan Otoritas Palestina (PA) untuk memainkan peran apa pun dalam masa depan Gaza.

NCAG, yang dipimpin mantan wakil menteri PA Ali Shaath, mencakup tokoh-tokoh dari Gaza yang tidak berafiliasi dengan faksi politik Palestina mana pun.

Hamas, yang telah memerintah Gaza sejak 2006, mengatakan pada hari Senin bahwa mereka telah menyelesaikan semua persiapan untuk menyerahkan wewenang kepada NCAG.

Anggota komite baru, yang telah mengadakan pertemuan di Mesir dalam beberapa minggu terakhir, diperkirakan akan memasuki Gaza dalam beberapa hari mendatang melalui penyeberangan Rafah untuk mengambil alih tanggung jawab pengelolaan urusan wilayah tersebut.

Komite Baru


Secara resmi diumumkan pada 15 Januari, komite tersebut akan diawasi mantan koordinator perdamaian Timur Tengah PBB asal Bulgaria, Nickolay Mladenov.

Mladenov akan menjabat sebagai perwakilan tinggi dari "Dewan Perdamaian", yang bertugas mengawasi pelaksanaan fase kedua gencatan senjata Gaza.

Anggota NCAG lainnya termasuk Omar Shamali, yang akan mengawasi komunikasi; Abdul Karim Ashour, mengawasi pertanian; Aed Yaghi, bertanggung jawab atas kesehatan; dan Aed Abu Ramadan, untuk industri dan ekonomi.

Jabr al-Daour akan mengawasi pendidikan, Bashir al-Rayes akan menangani keuangan, Ali Barhoum akan mengawasi air dan kotamadya, Hanaa Tarzi akan bertanggung jawab atas bantuan dan solidaritas, dan Adnan Salem Abu Warda akan mengawasi peradilan.

Rami Tawfiq Helles akan menangani wakaf dan urusan keagamaan, Osama Hassan al-Saadawi akan mengawasi perumahan dan pekerjaan umum, dan Samira Helles akan menangani energi dan transportasi.

Sementara itu, Sami Nasman, seorang pensiunan perwira keamanan senior Otoritas Palestina dan kritikus Hamas sejak lama, akan menjadi menteri keamanan.

Pada tahun 2015, pengadilan Gaza menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara kepada Nasman, secara in absentia, karena menghasut "kekacauan" dan diduga mengatur upaya pembunuhan terhadap para pemimpin Hamas, seperti yang dilaporkan Asharq al-Awsat.

Baca juga: Laksamana Iran Peringatkan Serangan AS akan Picu Serangan ke Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Iran Ekspor 40 Juta...
Iran Ekspor 40 Juta Barel Minyak Sejak Teken MoU dengan AS, Harga Dinaikkan 20%
Rekomendasi
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
IHSG Jaga Tren Positif,...
IHSG Jaga Tren Positif, Hari Ini Ditutup Menguat ke 5.744
Kunker ke Jatim, Komut...
Kunker ke Jatim, Komut Pertamina Tekankan Pentingnya Keselamatan Kerja
Berita Terkini
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved