Seberapa Jauh China Akan Menolong Iran Jika Diinvasi AS? Ini Analisisnya

Selasa, 03 Februari 2026 - 08:24 WIB
loading...
A A A

China, Iran, dan "Poros Pergolakan"


Di AS, kemitraan antara Iran dan China sering disebut sebagai bagian dari apa yang digambarkan sebagai "Axis of Upheaval" atau "Poros Pergolakan." Istilah ini merujuk pada semakin meningkatnya keselarasan strategis, militer, dan ekonomi antara China, Rusia, Iran, dan Korea Utara—terkadang disingkat sebagai CRINK—yang bertujuan untuk menantang tatanan global yang dipimpin AS.

Para pejabat Eropa dan NATO juga telah mencatat konvergensi ini. Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, berbicara pada pertemuan di Parlemen Eropa pada 26 Januari, mengatakan: "Tidak dapat disangkal bahwa, saat ini, Rusia, China, Korea Utara, dan Iran semakin selaras."

Dia menambahkan bahwa meskipun kemitraan tersebut belum terstruktur dengan baik, negara-negara tersebut semakin bersedia untuk menantang pengaruh Barat.

Di kalangan pembuat kebijakan AS, perspektif ini terkadang membingkai gagasan bahwa melemahkan Iran dapat membantu mengekang kekuatan China.

Menurut Azizi, pemikiran seperti itu telah berkontribusi pada pendekatan yang lebih konfrontatif terhadap Teheran dan telah menjadi faktor kunci dalam mendorong Iran lebih dekat ke China dan Rusia.

"Tetapi kenyataannya, Iran lebih membutuhkan China daripada China membutuhkan Iran," kata Azizi.

"Jadi, berpikir bahwa menekan Teheran akan merugikan China adalah keliru. Melebih-lebihkan pentingnya aliansi ini akan menjadi kesalahan perhitungan baik bagi pemerintah Iran maupun AS," imbuh dia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Hilang Misterius 12...
Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun
Rekomendasi
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Berita Terkini
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved