China Klaim Penyelidikan terhadap Jenderal Zhang Youxia untuk Hilangkan Hambatan di Militer

Selasa, 03 Februari 2026 - 07:01 WIB
loading...
China Klaim Penyelidikan...
Media pemerintah China klaim penyelidikan anti-korupsi terhadap Jenderal Zhang Youxia untuk menghilangkan hambatan di militer. Foto/Yonhap
A A A
BEIJING - Penyelidikan anti-korupsi China terhadap jenderal senior Zhang Youxia dan pejabat senior lainnya untuk "menghilangkan hambatan" dan memperkuat militer negara tersebut. Demikian klaim media pemerintah setempat.

Kementerian Pertahanan mengatakan bulan lalu bahwa mereka sedang menyelidiki Zhang, Wakil Ketua Komisi Militer Pusat (CMC) yang berpengaruh, serta Liu Zhenli, Kepala Departemen Staf Gabungan CMC, yang mengawasi perencanaan pertempuran.

Keduanya adalah yang terbaru yang menjadi sasaran upaya besar untuk memberantas korupsi di semua tingkatan Partai Komunis China dan negara sejak Presiden Xi Jinping berkuasa lebih dari satu dekade lalu.

Baca Juga: Singkirkan Jenderal Top China Zhang Youxia, Xi Jinping Disebut Sudah Mencapai Kegilaan

Kementerian Pertahanan tidak menjelaskan mengapa penyelidikan terhadap Zhang dan Liu dibuka.

Namun, PLA Daily—media corong militer China—mengatakan dalam editorial halaman depan bahwa kedua petinggi militer itu adalah "elemen korup".

"Investigasi dan hukuman yang tegas terhadap Zhang dan Liu menghilangkan hambatan dan memeras air yang mengencerkan efektivitas tempur," bunyi editorial yang diterbitkan hari Senin tersebut, sebagaimana dikutip dari AFP, Selasa (3/2/2026).

Para pendukung pemerintah Xi Jinping mengatakan bahwa pemberantasan korupsi di China mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih, tetapi yang lain mengatakan bahwa hal itu juga berfungsi sebagai alat bagi Xi Jinping untuk menyingkirkan saingan politiknya.

Dylan Loh, seorang profesor di Nanyang Technological University, Singapura, mengatakan bahwa "agak mencolok" dan tidak biasa bahwa editorial PLA Daily telah menulis tentang Zhang dan Liu lebih dari sekali.

"Referensi tentang 'efektivitas tempur' adalah pengakuan bahwa korupsi di tingkat tertinggi telah memengaruhi kesiapan tempur dan juga menunjukkan tekad Xi untuk memberantas mereka (para pejabat korup), betapapun sulitnya," katanya kepada AFP.

Editorial itu juga mengatakan bahwa semua tentara harus "menyatukan pikiran dan tindakan mereka" dengan keputusan dan penempatan utama Komisi Militer Pusat dan Xi Jinping.

"Itu berarti ada beberapa pengabaian dan penolakan terhadap perintah dan arahan pribadi Xi," imbuh Loh.

Editorial hari Senin juga memperkuat langkah-langkah anti-korupsi sebagai inti dari militer China, kata Lim Tai Wei, seorang profesor dan pakar Asia Timur di Soka University, Jepang.

"Ini menghubungkan penyelidikan Zhang dan Liu sebagai bagian dari upaya untuk memprofesionalkan militer dan membuatnya lebih ramping agar efektif dalam memenangkan perang," kata Lim kepada AFP.

Pada bulan Oktober, China mengumumkan telah meluncurkan penyelidikan korupsi terhadap sembilan pejabat militer.

Sebagai bagian dari penyelidikan tersebut, Kementerian Pertahanan memecat dua jenderal tinggi dari militer, He Weidong, mantan wakil ketua CMC peringkat kedua, dan Miao Hua, mantan kepala departemen kerja politik militer.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
Harga Minyak Dunia Mendidih...
Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Sebut MoU Perjanjian Damai dengan Iran Berakhir
Rekomendasi
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Gandeng BPJPH, Partai...
Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal
Diduga Jadi Target Berikutnya,...
Diduga Jadi Target Berikutnya, Mas Den Akui Hidup dalam Ketakutan setelah Kehilangan Keluarga!
Berita Terkini
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana
Siapa Adnan Al Jumaili?...
Siapa Adnan Al Jumaili? Wakil Menteri Perminyakan Iran yang Simpan Uang Korupsi di Galon dan Ditimbun di Tanah
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved