Citra Satelit China Ungkap Kehadiran Cepat Militer AS di Timur Tengah, tapi Iran Sulit Di-'Venezuela’-kan

Minggu, 01 Februari 2026 - 09:31 WIB
loading...
A A A
Peningkatan serupa juga terlihat di Ali Al Salem Air Base, Kuwait. Berdasarkan analisis MizarVision, pangkalan ini diduga telah menerima sistem pertahanan udara Patriot. Sementara itu, citra satelit 21 Januari menunjukkan pengerahan besar pesawat tempur F-15E di Muwaffaq Salti Air Base, Yordania.

Belum Cukup untuk Operasi Skala Besar


Meski pengerahan militer AS terus meningkat, sejumlah pengamat militer AS menilai kekuatan saat ini masih belum memadai untuk melancarkan operasi besar terhadap Iran. Media pertahanan The War Zone dalam laporan 28 Januari menyebut belum adanya lonjakan besar pesawat tempur taktis Angkatan Udara AS di Timur Tengah.

Menurut laporan tersebut, peningkatan kekuatan udara secara masif merupakan indikator utama jika AS berniat menjalankan kampanye militer berkelanjutan, meski berskala terbatas. Kondisi ini mengarah pada kemungkinan operasi yang lebih terbatas, kecuali jika Israel terlibat langsung dengan mengerahkan kekuatan udara taktisnya.

Pakar militer China, Zhang Junshe, menilai pengerahan pesawat pengebom strategis seperti B-2 dan B-52 akan menjadi sinyal penting bahwa AS bersiap melakukan serangan. Dia menekankan bahwa banyak fasilitas militer dan rudal Iran berada di bunker bawah tanah dan kompleks gua yang diperkeras, sehingga sulit dihancurkan dengan amunisi konvensional.

“Penggunaan pengebom strategis dengan senjata khusus seperti GBU-57 Massive Ordnance Penetrator akan jauh lebih efektif,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari Global Times, Minggu (1/2/2026). Dia merujuk pada operasi AS Juni lalu, ketika pesawat siluman digunakan untuk melumpuhkan pertahanan udara Iran sebelum B-2 menyerang fasilitas nuklir Iran.

Zhang menyebut pangkalan Diego Garcia di Samudra Hindia sebagai lokasi ideal untuk pengerahan B-2. Pangkalan tersebut berada sekitar 4.000 kilometer dari Iran, masih dalam jangkauan operasional B-2, sekaligus relatif aman dari ancaman rudal balistik Iran. Namun, citra satelit pada 17 dan 26 Januari hanya menunjukkan keberadaan dua pesawat angkut C-17, tanpa tanda peningkatan pengerahan militer signifikan.

Iran Jauh Lebih Siap


Selain pesawat pengebom strategis, Zhang menilai pengerahan pasukan khusus dan sistem pertahanan udara tambahan—terutama THAAD—akan menjadi indikator penting berikutnya. Iran memiliki persenjataan rudal balistik dan drone dalam jumlah besar yang berpotensi mengancam pangkalan AS dan wilayah Israel jika konflik pecah.

Direktur Pusat Studi Timur Tengah Universitas Fudan, Sun Degang, menilai Iran telah banyak belajar dari konflik sebelumnya. Menurutnya, Israel pernah melancarkan serangan mendadak di tengah perundingan nuklir AS-Iran, membuat Teheran lengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Berita Terkini
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved