Citra Satelit China Ungkap Kehadiran Cepat Militer AS di Timur Tengah, tapi Iran Sulit Di-'Venezuela’-kan

Minggu, 01 Februari 2026 - 09:31 WIB
loading...
A A A
“Kini Iran jauh lebih siap, sehingga sulit bagi AS dan Israel untuk kembali melancarkan serangan kejutan,” ujarnya.

Trump sebelumnya menyamakan pendekatan terhadap Iran dengan operasi AS di Venezuela. Namun, para pakar menilai perbandingan tersebut tidak tepat. Menurut Sun, operasi di Venezuela berfokus pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro, sementara struktur kekuasaan Iran tidak terpusat pada satu individu.

Dia menjelaskan, target AS secara teori mencakup tiga kategori: pimpinan ulama inti, elite militer-politik, serta aset strategis seperti fasilitas rudal, drone, dan nuklir. Namun, tanpa pengerahan pasukan darat—yang bertentangan dengan preferensi Trump—peluang menggulingkan pemerintahan Iran dinilai sangat kecil.

Profesor Liu Zhongmin dari Shanghai International Studies University menegaskan bahwa ketahanan nasional Iran, ditambah ketiadaan oposisi yang kredibel, membuat skenario perubahan rezim melalui serangan terbatas hampir mustahil. Bahkan serangan “pemenggalan kepemimpinan” pun dinilai tidak akan otomatis menjatuhkan pemerintahan Teheran.

Di sisi lain, strategi AS saat ini justru mengarah pada pengurangan keterlibatan di Timur Tengah. Dokumen Strategi Keamanan Nasional AS menekankan penarikan diri dari konflik berkepanjangan dan mendorong sekutu memikul tanggung jawab lebih besar.

Kalkulasi tersebut, menurut Liu, menunjukkan kecilnya kemungkinan Washington memicu perang jangka panjang melawan Iran. AS dinilai lebih memilih tekanan terbatas, sembari menghindari konflik regional besar yang berpotensi sulit dikendalikan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Ditahan Curacao, Ekuador...
Ditahan Curacao, Ekuador Gagal Segel Tiket ke Babak Gugur Piala Dunia 2026
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Berita Terkini
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved