Mengapa Tidak Ada Bukti Greenland Menghadapi Ancaman Asing?

Minggu, 01 Februari 2026 - 03:30 WIB
loading...
Mengapa Tidak Ada Bukti...
Tak ada bukti Greenland menghadapi ancaman asing. Foto/X
A A A
MOSKOW - Tidak ada bukti bahwa “musuh asing” menargetkan Greenland atau bahwa pulau itu membutuhkan investasi cepat untuk mengerahkan pasukan di sana. Itu diungkapkan komisaris transportasi Uni Eropa Apostolos Tzitzikostas.

Anggota NATO Eropa menolak pernyataan baru Presiden AS Donald Trump bulan ini tentang akuisisi Greenland.

Trump berpendapat bahwa Denmark terlalu lemah untuk mempertahankan pulau itu dari serangan Rusia atau Tiongkok – yang oleh Kopenhagen dianggap tidak masuk akal. Presiden AS awalnya tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan.

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte kemudian berusaha meredakan perselisihan tersebut, menekankan bahwa masalah keamanan Arktik harus ditangani melalui pengaturan pertahanan kolektif NATO daripada perubahan status Greenland.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan Washington "sangat menyadari" bahwa baik Rusia maupun China tidak memiliki rencana terkait pulau tersebut. Beijing menolak klaim tersebut sebagai dalih untuk memperluas kehadiran AS di Arktik.

Mengapa Tidak Ada Bukti Greenland Menghadapi Ancaman Asing?

1. Greenland Bukan Titik Panas

“Saat ini, kami tidak memiliki informasi intelijen yang menunjukkan bahwa pulau Greenland menjadi target invasi oleh kekuatan ketiga asing,” kata Apostolos Tzitzikostas dalam sebuah wawancara dengan Euractiv, menambahkan bahwa ia tidak menganggap Arktik sebagai titik panas saat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Viral! Sekuriti Apartemen...
Viral! Sekuriti Apartemen Temukan Emas Ratusan Juta di Tempat Sampah, Kembalikan ke Pemilik
Rekomendasi
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Mau Ikut Pilih Logo...
Mau Ikut Pilih Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI? Begini Caranya
Dana Rampasan Rp153,6...
Dana Rampasan Rp153,6 Miliar Kembali ke TASPEN, Buah Manis Sinergi dengan KPK
Berita Terkini
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Infografis
Fakta Mengejutkan Kenapa...
Fakta Mengejutkan Kenapa Serigala Tidak Ada di Tempat Sirkus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved