Menlu Iran Tiba di Turki, Kecam UE Tetapkan IRGC Organisasi Teroris

Jum'at, 30 Januari 2026 - 17:37 WIB
loading...
Menlu Iran Tiba di Turki,...
Menlu Iran Abbas Araghchi bertemu Menlu Turki Hakan Fidan. Foto/isna
A A A
ISTANBUL - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan koordinasi yang lebih erat dengan Turki diperlukan di tengah meningkatnya tantangan regional yang ditimbulkan oleh Amerika Serikat (AS). Dia juga mengkritik Uni Eropa (UE) yang menetapkan Korp Garda Revolusi Iran (IRGC) sebagai organisasi "teroris".

Berbicara setibanya di Istanbul pada hari Jumat, Abbas Araghchi mengatakan Iran dan Turki membutuhkan "konsultasi yang lebih erat" mengingat apa yang ia gambarkan sebagai perkembangan regional yang serius, khususnya mengingat tujuan dan posisi yang dikemukakan AS, menurut kantor berita Iran, Mehr.

Mehr melaporkan Araghchi mengatakan kunjungan tersebut, yang direncanakan beberapa bulan sebelumnya, akan fokus pada peninjauan hubungan bilateral serta isu-isu regional dan internasional.

Araghchi mengkritik Eropa, mengatakan itu adalah "benua yang sedang menurun" yang kurang memiliki pemahaman yang jelas tentang realitas regional. Ia menggambarkan keputusan Uni Eropa menetapkan Korps Garda Revolusi Islam Iran sebagai organisasi "teroris" sebagai kesalahan strategis.

Mehr mengatakan Araghchi dijadwalkan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan dan Presiden Recep Tayyip Erdogan selama kunjungan tersebut. Telah terjadi beberapa kebocoran informasi di media Turki tentang apa yang mungkin terjadi selama kunjungan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi ke Ankara.

Beberapa pihak menduga presiden Turki sangat ingin mengajak Presiden Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian melakukan panggilan video guna membahas situasi terkini.

Namun saat ini, tampaknya belum ada lampu hijau untuk hal tersebut.

Ada juga gagasan lain yang berkaitan dengan kesepakatan transaksional. Tetapi banyak yang mengatakan kita sudah jauh melampaui kesepakatan transaksional saat ini.

Hal ini karena peningkatan kekuatan militer AS di kawasan tersebut menunjukkan ancaman nyata aksi militer – dan apa yang ditawarkan AS saat ini lebih merupakan pendekatan struktural untuk perubahan rezim, atau memberikan tekanan kuat kepada negara tersebut untuk mengakhiri ambisi nuklir dan balistiknya.

Baca juga: Trump: Putin akan Hentikan Serangan ke Kiev selama Seminggu
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Iran Ingatkan Selat...
Iran Ingatkan Selat Hormuz hanya Dibuka Bebas 60 Hari, selanjutnya...
Rekomendasi
Maroko Jadi Sorotan...
Maroko Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, Ternyata Negeri Ini Melahirkan 6 Tarekat Besar Dunia
Harry Kane Lewati Pele,...
Harry Kane Lewati Pele, Kini Bidik Rekor Messi di Piala Dunia
Inggris vs Meksiko di...
Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca
Berita Terkini
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved