Trump: Putin akan Hentikan Serangan ke Kiev selama Seminggu

Jum'at, 30 Januari 2026 - 15:51 WIB
loading...
Trump: Putin akan Hentikan...
Presiden AS Donald Trump. Foto/white house
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim Rusia tidak akan menyerang target di Kiev dan kota-kota Ukraina lainnya "selama seminggu." Trump mengatakan keputusan itu diambil setelah ia "secara pribadi meminta" Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menangguhkan serangan tersebut.

"Karena cuaca yang sangat dingin… saya secara pribadi meminta Presiden Putin untuk tidak menembaki Kiev dan kota-kota di sekitarnya selama seminggu," ujar Trump kepada wartawan dalam rapat kabinet pada hari Kamis.

Putin "setuju untuk melakukan itu," lanjut Trump, menambahkan "kami sangat senang" dengan keputusan tersebut.

Sebelumnya pada hari Kamis, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menolak berkomentar tentang rumor bahwa Moskow dan Kiev telah mencapai apa yang disebut 'gencatan senjata energi'.

Anggota parlemen Ukraina Aleksey Goncharenko mengklaim meskipun "ada kesepakatan tentang gencatan senjata energi," "tidak ada tanggal untuk dimulainya gencatan senjata ini."

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah berulang kali menyerukan gencatan senjata energi, di mana kedua belah pihak akan berhenti menargetkan pembangkit listrik dan jaringan listrik masing-masing.

Seruan-seruan ini semakin intensif minggu ini, setelah serangan berulang Rusia terhadap infrastruktur listrik menyebabkan hampir satu juta rumah tangga di Kiev mengalami pemadaman listrik pada hari Rabu, menurut Menteri Energi Ukraina Denis Shmigal.

Rusia menegaskan mereka hanya menargetkan fasilitas yang digunakan militer Ukraina dan kompleks industri militer, dan serangan mereka merupakan respons langsung terhadap serangan besar Kiev terhadap warga sipil dan infrastruktur penting Rusia.

Suhu di ibu kota Ukraina diperkirakan akan turun hingga -13 derajat Celsius (8 derajat Fahrenheit) akhir pekan ini.

Rusia menyetujui gencatan senjata energi pada Maret lalu, setelah pembicaraan dengan pemerintahan Trump. Namun, pasukan Ukraina melanggar gencatan senjata dalam beberapa hari, melancarkan serangan terhadap kilang minyak dan infrastruktur gas Rusia.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan Moskow memilih tidak membalas dengan cara yang sama, lebih memilih menghormati gencatan senjata.

Setelah Zelensky dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan gencatan senjata lagi bulan lalu, Peskov mengatakan Rusia menginginkan perdamaian permanen, bukan jeda sementara. "Kami sedang berupaya untuk perdamaian, bukan untuk gencatan senjata," katanya. “Perdamaian yang stabil, terjamin, dan jangka panjang, yang dicapai melalui penandatanganan dokumen yang sesuai, adalah prioritas mutlak.”

Baca juga: Trump Nyatakan AS Darurat Nasional, Sebut Kuba Ancaman Luar Biasa
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved