Terungkap, Indonesia Tolak Desakan AS untuk Beli Drone sebagai Bagian Perjanjian Dagang

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:39 WIB
loading...
Terungkap, Indonesia...
Drone MQ-9 Reaper buatan AS. Foto/wikipedia
A A A
JAKARTA - Indonesia telah menolak tuntutan Amerika Serikat untuk membeli drone Amerika sebagai bagian dari perjanjian perdagangan antara kedua negara. Kabar itu dilaporkan surat kabar The Straits Times, mengutip berbagai sumber.

Indonesia menyetujui sejumlah besar syarat yang diajukan Amerika Serikat selama pembicaraan perdagangan, termasuk rencana mengimpor bahan bakar dari AS alih-alih Singapura, kata laporan itu pada hari Rabu. Namun, Indonesia menolak ketentuan yang melanggar konstitusinya, termasuk tuntutan untuk membeli drone AS untuk pengawasan di Laut China Selatan, tambah laporan itu.

Menurut surat kabar tersebut, kedua pihak hampir mencapai kesepakatan untuk mengurangi tarif AS dari 32% menjadi 19%. Indonesia dilaporkan bermaksud melonggarkan pembatasan impor mobil Amerika dan menghilangkan hambatan terhadap pasokan peralatan teknologi dan medis dari AS.

Diskusi antara kedua pihak sedang berlangsung dan saat ini berfokus pada penyelesaian perjanjian dan penyelesaian masalah administratif, demikian laporan tersebut.

Sementara itu, pada Juli tahun lalu, Presiden AS Donald Trump mulai mengirimkan surat perdagangan ke negara-negara asing, yang menguraikan tarif impor ke AS. Di antara negara-negara ASEAN, Indonesia dikenakan tarif 32%, Thailand dan Kamboja menghadapi tarif 36%, sementara Malaysia akan membayar tarif 25%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved