IRGC: 10 Badan Intelijen Asing Terlibat Rencana Kudeta untuk Mengguncang Khamenei
Selasa, 27 Januari 2026 - 12:41 WIB
loading...
A
A
A
Kerusuhan yang dihasut asing di Iran meningkat pada 8 Januari dan berlanjut selama beberapa hari, menyusul protes damai di pasar dan bazaar Iran di mana para pedagang menyerukan tindakan pemerintah untuk menghentikan devaluasi rial Iran.
Kekerasan tersebut, yang secara terbuka didorong oleh rezim Israel dan Presiden AS Donald Trump, mengakibatkan kerusakan luas pada properti publik dan swasta, dengan penghancuran toko-toko, lembaga pemerintah, fasilitas layanan publik secara meluas, dan pembunuhan ribuan warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, serta pasukan keamanan.
Otoritas Iran telah mengkonfirmasi bahwa badan intelijen AS dan Israel terlibat langsung, memberikan pendanaan, pelatihan, dan dukungan media kepada para perusuh dan teroris bersenjata yang beraksi di jalanan.
Yayasan Martir dan Urusan Veteran Iran kemudian melaporkan bahwa 3.117 orang tewas selama kerusuhan tersebut, termasuk 2.427 warga sipil dan personel keamanan, dan mencatat bahwa banyak orang tak bersalah tewas akibat serangan teroris terorganisir.
Kekerasan tersebut, yang secara terbuka didorong oleh rezim Israel dan Presiden AS Donald Trump, mengakibatkan kerusakan luas pada properti publik dan swasta, dengan penghancuran toko-toko, lembaga pemerintah, fasilitas layanan publik secara meluas, dan pembunuhan ribuan warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, serta pasukan keamanan.
Otoritas Iran telah mengkonfirmasi bahwa badan intelijen AS dan Israel terlibat langsung, memberikan pendanaan, pelatihan, dan dukungan media kepada para perusuh dan teroris bersenjata yang beraksi di jalanan.
Yayasan Martir dan Urusan Veteran Iran kemudian melaporkan bahwa 3.117 orang tewas selama kerusuhan tersebut, termasuk 2.427 warga sipil dan personel keamanan, dan mencatat bahwa banyak orang tak bersalah tewas akibat serangan teroris terorganisir.
(ahm)
Lihat Juga :