IRGC: 10 Badan Intelijen Asing Terlibat Rencana Kudeta untuk Mengguncang Khamenei

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:41 WIB
loading...
IRGC: 10 Badan Intelijen...
Sebanyak 10 badan intelijen asing terlibat rencana kudeta untuk mengguncang Khamenei. Foto/Press TV
A A A
TEHERAN - Organisasi Intelijen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan telah menggagalkan plot teroris yang disusun oleh badan intelijen dari 10 negara asing yang bertujuan untuk memicu kekacauan dan mengancam identitas Iran .

Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, IRGC mengatakan insiden teroris beberapa minggu terakhir merupakan bagian dari plot besar AS-Israel untuk merusak integritas Iran dalam hal geografi dan identitas nasionalnya.

“Ruang komando musuh dibentuk segera setelah perang 12 hari dengan partisipasi 10 badan intelijen musuh,” katanya, dilansir Press TV.

Sayap intelijen IRGC mengatakan rencana tersebut bertujuan untuk memicu kerusuhan internal yang disertai intervensi asing untuk menimbulkan ancaman eksistensial terhadap Republik Islam.

Disebutkan bahwa rencana tersebut digagalkan berkat kewaspadaan pasukan keamanan Iran dan kerja sama rakyat.

Menurut pernyataan tersebut, Organisasi Intelijen IRGC menangkap 735 individu yang berafiliasi dengan jaringan anti-keamanan, memanggil 11.000 orang yang rentan, menyita 743 senjata api ilegal, dan mengidentifikasi 46 individu yang terkait dengan dinas asing.



Disebutkan bahwa pejabat politik dan keamanan asing secara langsung mendukung tindakan musuh, termasuk penyebaran kekerasan dan eksploitasi pertemuan publik oleh teroris, penggunaan platform media sosial untuk menghasut kekerasan, dan pengerahan preman dan penjahat terorganisir sebagai bagian dari rencana untuk meningkatkan jumlah korban jiwa di antara rakyat dan pasukan keamanan.

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa sayap intelijen IRGC berupaya untuk menyusup ke jaringan komunikasi para perusuh, mendominasi jaringan teroris perbatasan, menggunakan elemen yang tertipu untuk kontra-infiltrasi, dan terus mengidentifikasi serta menghadapi secara tegas jaringan yang menyebabkan kerusuhan.

Baca Juga: 10 Negara yang Memiliki Koloni Modern, Mayoritas Klaim sebagai Pembela HAM

Kerusuhan yang dihasut asing di Iran meningkat pada 8 Januari dan berlanjut selama beberapa hari, menyusul protes damai di pasar dan bazaar Iran di mana para pedagang menyerukan tindakan pemerintah untuk menghentikan devaluasi rial Iran.

Kekerasan tersebut, yang secara terbuka didorong oleh rezim Israel dan Presiden AS Donald Trump, mengakibatkan kerusakan luas pada properti publik dan swasta, dengan penghancuran toko-toko, lembaga pemerintah, fasilitas layanan publik secara meluas, dan pembunuhan ribuan warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, serta pasukan keamanan.

Otoritas Iran telah mengkonfirmasi bahwa badan intelijen AS dan Israel terlibat langsung, memberikan pendanaan, pelatihan, dan dukungan media kepada para perusuh dan teroris bersenjata yang beraksi di jalanan.

Yayasan Martir dan Urusan Veteran Iran kemudian melaporkan bahwa 3.117 orang tewas selama kerusuhan tersebut, termasuk 2.427 warga sipil dan personel keamanan, dan mencatat bahwa banyak orang tak bersalah tewas akibat serangan teroris terorganisir.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
IRGC: Iran Sudah Menyiapkan...
IRGC: Iran Sudah Menyiapkan Serangan Balasan untuk Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved