6 Kehebatan Jet Tempur Rafale Prancis yang Baru Diterima Indonesia

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:42 WIB
loading...
6 Kehebatan Jet Tempur...
Indonesia telah menerima 3 dari 41 unit jet tempur Dassault Rafale yang dibeli dari Prancis. Foto/Dassault Rafale
A A A
JAKARTA - Indonesia telah menerima tiga jet tempur Dassault Rafale pertamanya sebagai bagian dari kesepakatan bernilai miliaran dolar antara negara ini dan Prancis. Juru bicara Kementerian Pertahanan Rico Ricardo Sirait telah mengonfirmasi penerimaan tiga pesawat tersebut.

Pesawat Rafale ini merupakan bagian dari kesepakatan senilai USD8,1 miliar yang disepakati pada tahun 2022 oleh Menteri Pertahanan saat itu, Prabowo Subianto, untuk membeli 42 unit.

Baca Juga: 3 Jet Tempur Rafale Prancis Telah Tiba, Kini Diparkir di Pekanbaru

Ketiga pesawat tersebut tiba di Indonesia pada hari Jumat dan saat ini berada di pangkalan Roesmin Nurjadin di kota Pekanbaru.

“Kedatangan pesawat Rafale ini merupakan bagian penting dari modernisasi peralatan pertahanan Angkatan Udara Indonesia,” kata Rico kepada AFP.

Dia menambahkan bahwa pesawat-pesawat tersebut siap digunakan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara karena proses penyerahan administratif dan teknis telah selesai.

Indonesia memutuskan membeli jet tempur Rafale karena berbagai keunggulan dan telah terbukti di medan tempur.

6 Kehebatan Jet Tempur Rafale


1. Jet Tempur Multirole Sejati

Rafale adalah pesawat generasi 4.5 yang bisa menjalankan banyak misi dalam satu sortie. Misi-misi tersebut adalah serangan udara-ke-udara (dogfight dan BVR), serangan udara-ke-darat secara presisi, serangan anti-kapal, pengintaian (reconnaissance) dan penangkal nuklir (di Prancis).

Ini artinya satu pesawat bisa menggantikan beberapa tipe pesawat sekaligus.

2. Radar AESA RBE2 Bikin Rafale Sangat Sulit Dideteksi

Rafale dibekali radar RBE2 AESA (Active Electronically Scanned Array) yang memiliki empat keunggulan. Yakni, mendeteksi target lebih jauh, men-tracking banyak target sekaligus, lebih tahan terhadap jamming musuh, dan lebih sulit terdeteksi lawan.

Itu menjadikan Rafale meraih keunggulan besar dalam perang udara modern.

3. Sistem Electronic Warfare SPECTRA

SPECTRA adalah sistem peperangan elektronik yang sangat canggih, yang mencakup deteksi radar dan rudal musuh, jamming elektronik, decoy and countermeasures otomatis, dan perlindungan diri tingkat tinggi.

Empat hal itu membuat Rafale sangat survivable, bahkan untuk melawan sistem pertahanan udara modern.

4. Persenjataan Canggih

Rafale bisa membawa senjata kelas dunia, seperti rudal jarak jauh Meteor, rudal jarak menengah MICA EM/IR, rudal jelajah jarak jauh SCALP-EG, dan bom pintar presisi AASM Hammer. Selain itu, Rafale juga bisa membawa senjata anti-kapal AM39 Exocet.

Sekadar diketahui, Meteor dianggap para pakar pertahanan sebagai salah satu rudal udara-ke-udara terbaik di dunia saat ini.

5. Supercruise dan Manuver Tinggi

Rafale mampu terbang dengan kecepatan supersonik tanpa afterburner atau dikenal dengan supercruise. Jet tempur ini juga sangat lincah dalam dogfight dan cocok untuk wilayah luas seperti Indonesia.

6. Teruji di Medan Tempur

Jet tempur Rafale sudah digunakan dalam operasi militer nyata di Afghanistan, Libya, Suriah, Mali, dan
Irak.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Momen Besar yang Guncang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved