Halau China, AS dan Korea Selatan Kembangkan Kapal Selam Nuklir

Senin, 26 Januari 2026 - 20:30 WIB
loading...
Halau China, AS dan...
Korea Selatan dan AS kembangkan kapal selam nuklir. Foto/X/@GlobeEyeNews
A A A
SEOUL - Upaya Korea Selatan untuk memperoleh kapal selam bertenaga nuklir akan berkontribusi pada aliansi dengan AS dengan meningkatkan kemampuan pencegahan Seoul. Itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Cho Hyun pada hari Senin.

Cho menyampaikan pernyataan tersebut selama pertemuan sarapan pagi dengan Wakil Menteri Perang AS untuk Kebijakan, Elbridge Colby. Kantor Berita Yonhap melaporkan.

Colby mengunjungi Seoul minggu ini setelah Pentagon merilis Strategi Pertahanan Nasional baru, yang mencakup arah kebijakan untuk Semenanjung Korea dan isu-isu aliansi lainnya.

“Menteri Cho, khususnya, mengingatkan bahwa kerja sama kapal selam bertenaga nuklir akan berkontribusi pada aliansi (dengan AS) dengan memperkuat kemampuan pencegahan Korea Selatan, dan menyerukan perlunya langkah-langkah implementasi konkret melalui pembicaraan tingkat kerja,” kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan, dilansir Anadolu.



Colby mengapresiasi komitmen Korea Selatan sebagai "sekutu teladan" untuk memainkan peran utama dalam pertahanan Semenanjung Korea dengan memperkuat kemampuan pertahanannya sendiri.

Departemen Perang AS akan memainkan peran aktif dalam memastikan bahwa kesepakatan-kesepakatan penting yang dicapai dalam pembicaraan puncak segera diimplementasikan, tambahnya.

Pada November tahun lalu, Korea Selatan dan AS menandatangani perjanjian perdagangan yang mencakup investasi Korea sebesar $150 miliar di sektor pembuatan kapal AS, dan kedua negara sepakat untuk "maju" dalam pembangunan kapal selam bertenaga nuklir.

Berdasarkan perjanjian tersebut, Korea Selatan akan membangun kapal selam bertenaga nuklir sebagai bagian dari kemitraan baru dengan Washington dalam pembuatan kapal, kecerdasan buatan, dan industri nuklir.

Dalam perkembangan terkait, Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan strategi pertahanan AS yang baru menekankan kemampuan Seoul sendiri untuk memainkan peran yang lebih "utama" dalam keamanan Semenanjung Korea.

Strategi Pertahanan Nasional menyatakan Korea Selatan mampu mengambil tanggung jawab "utama" untuk mencegah Korea Utara dengan dukungan AS yang "kritis, tetapi lebih terbatas".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Berita Terkini
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved