Seteru Arab Saudi dan UEA Meruncing, Dikhawatirkan Munculkan Krisis Baru di Teluk

Senin, 26 Januari 2026 - 13:05 WIB
loading...
Seteru Arab Saudi dan...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (kiri) dan Presiden UEA Mohamed bin Zayed. Arab Saudi dan UEA saat ini sedang berseteru. Foto/X @KSAmofaEN
A A A
RIYADH - Kampanye media Arab Saudi yang menargetkan Uni Emirat Arab (UEA) telah memperuncing perselisihan kedua negara dalam beberapa tahun terakhir. Ini memicu kekhawatiran akan munculnya krisis baru di kawasan Teluk.

Tuduhan keras tentang pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan pengkhianatan telah beredar selama berminggu-minggu di media pemerintah Arab Saudi dan media sosial setempat setelah konflik singkat di Yaman, di mana serangan udara Riyadh meredam serangan separatis yang didukung UEA.

"Uni Emirat Arab berinvestasi dalam kekacauan dan mendukung separatis dari Libya hingga Yaman dan Tanduk Afrika," demikian tuduhan TV Al-Ekhbariya Arab Saudi dalam sebuah laporan pekan lalu.

Baca Juga: Eks Dewan Syura Arab Sudi Sebut UEA Kuda Troya Zionis Israel di Dunia Arab

Kecaman semacam itu belum pernah terdengar di Teluk sejak Arab Saudi dan UEA memimpin blokade diplomatik dan perdagangan terhadap Qatar selama lebih dari tiga tahun karena perbedaan politik yang dimulai pada tahun 2017.

Dalam keadaan normal, monarki-monarki Teluk berusaha keras untuk memproyeksikan citra perdamaian dan stabilitas. "Tetapi sekarang poin-poin gesekan yang telah lama ada terungkap secara terbuka dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata analis keamanan Teluk, Anna Jacobs, kepada AFP, Senin (26/1/2026).

"Saling menyerang di media sosial mengingatkan banyak dari kita pada keretakan Teluk terakhir... Sekarang Riyadh menyoroti masalahnya dengan kebijakan regional Abu Dhabi, dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan mereda," paparnya.

Namun, sejauh ini, Abu Dhabi sebagian besar tetap diam, dengan profesor ilmu politik Emirat Abdulkhaleq Abdulla mengatakan: "UEA tidak terbiasa memprovokasi kakak besar kami."

Kedua negara tetangga ini adalah sekutu tradisional dengan ekonomi yang sangat terkait, dan Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan dianggap sebagai mentor bagi Putra Mahkota Mohammed bin Salman, penguasa de facto Arab Saudi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
9 Fakta Diplomasi Ayat...
9 Fakta Diplomasi Ayat Suci Al-Quran pada Pemakaman Khamenei, Kirim Sinyal Bedakan Siapa Sekutu dan Musuh
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
Helikopternya Jatuh,...
Helikopternya Jatuh, Komandan Angkatan Laut AS Tewas di Laut Arab
Israel Hancurkan 90%...
Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata
Rekomendasi
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
Bellingham vs Messi:...
Bellingham vs Messi: Pertarungan Dua Maestro Nomor 10
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
Berita Terkini
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved