Siapa Alex Pretti? Perawat ICU AS yang Ditembak saat Hendak Menolong Imigran yang Ditangkap

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:23 WIB
loading...
A A A
Presiden Republikan itu mengatakan gubernur dan walikota Demokrat "sedang menghasut pemberontakan, dengan retorika mereka yang sombong, berbahaya, dan arogan".

Baca Juga: Ancam Israel dan AS, Garda Revolusi Iran: Hindari Salah Perhitungan

2. Hanya Membawa Ponsel

Namun video dari tempat kejadian menunjukkan pria itu memegang telepon di tangannya, bukan pistol, saat dia mencoba membantu para pengunjuk rasa lain yang telah didorong ke tanah oleh agen.

Saat video dimulai, Pretti terlihat merekam ketika seorang agen federal mendorong seorang wanita dan menjatuhkan wanita lain ke tanah. Pretti bergerak di antara agen dan para wanita, lalu mengangkat lengan kirinya untuk melindungi diri saat agen menyemprotnya dengan semprotan merica.

Teriakan itu terdengar seperti peringatan tentang keberadaan senjata api.

Rekaman video kemudian menunjukkan salah satu agen mengambil senjata dari Pretti dan menjauh dari kelompok tersebut.

Beberapa saat kemudian, seorang petugas dengan pistol yang diarahkan ke punggung Pretti menembakkan empat tembakan ke arahnya secara beruntun, seperti yang terlihat dalam rekaman. Beberapa tembakan lagi terdengar saat agen lain tampak menembak Pretti.

3. Keluarga Pretti Marah Besar

Keluarga Pretti merilis pernyataan pada Sabtu malam yang mengatakan mereka "patah hati tetapi juga sangat marah" dan menyebutnya sebagai jiwa yang baik hati yang ingin membuat perbedaan di dunia melalui pekerjaannya sebagai perawat.

“Kebohongan menjijikkan yang diceritakan tentang putra kami oleh pemerintah sangat tercela dan menjijikkan. Alex jelas tidak memegang senjata ketika diserang oleh preman ICE yang pengecut dan pembunuh Trump. Dia memegang telepon di tangan kanannya dan tangan kirinya yang kosong diangkat di atas kepalanya sambil mencoba melindungi wanita yang baru saja didorong jatuh oleh ICE, semuanya sambil disemprot merica,” kata pernyataan itu, dilansir Al Jazeera.

“Tolong ungkapkan kebenaran tentang putra kami. Dia adalah pria yang baik.”

Dua saksi penembakan juga mengajukan pernyataan bersumpah di hadapan Pengadilan Distrik AS Minnesota yang menyatakan bahwa Pretti tidak mengacungkan senjata selama insiden tersebut, menurut laporan media.

O’Hara, kepala polisi, mengatakan Pretti adalah pemilik senjata api yang sah tanpa catatan kriminal selain pelanggaran lalu lintas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Israel Gerah AS dan...
Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Pangeran Harry dan Meghan...
Pangeran Harry dan Meghan Markle Ajak Archie-Lilibet Kunjungi Rumah Masa Kecil Putri Diana
Heboh! Sejumlah Artis...
Heboh! Sejumlah Artis Tagih Honor Miliaran Rupiah ke TV Swasta
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved