Eks PM Pakistan Imran Khan Masih Hidup atau Mati di Penjara? Keluarga Beri Jawaban Menakutkan

Minggu, 25 Januari 2026 - 12:45 WIB
loading...
Eks PM Pakistan Imran...
Mantan PM Pakistan Imran Khan (kanan) menjalani hukuman penjara. Keluarga khawatir, dia akan meninggal di penjara. Foto/NDTV
A A A
ISLAMABAD - Mantan Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan telah dipenjara sejak 2023. Hingga sekarang tidak diketahui kondisinya dan memicu desas-desus bahwa pendiri partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) itu telah meninggal di dalam penjara.

Dua putranya, Suleiman dan Qasim Khan, memberikan jawaban yang menakutkan dalam sebuah wawancara dengan program "The World with Yalda Hakim" di Sky News. Keduanya mengatakan bahwa takut tidak akan pernah melihat ayah mereka lagi.

Mereka lebih lanjut mengeklaim bahwa Imran Khan disiksa secara mental dengan dikurung di "sel kematian" di dalam penjara. Suleiman dan Qasim juga mengatakan bahwa Pakistan sedang bergerak menuju kediktatoran militer.

Baca Juga: Kasus Korupsi, Mantan PM Pakistan Imran Khan Dihukum 14 Tahun Penjara dan Istri 7 Tahun

Sekadar diketahui, Imran Khan telah dipenjara di Penjara Adiala Rawalpindi sejak Agustus 2023. Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah Pakistan telah memberlakukan pembatasan ketat terhadap pertemuannya dengan siapa pun.

Qasim mengatakan bahwa ayahnya telah dikurung sendirian di sel selama lebih dari dua tahun, di mana dia diberi air kotor. Para tahanan di sekitarnya meninggal karena hepatitis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Portugal vs Uzbekistan:...
Portugal vs Uzbekistan: Saatnya Ronaldo Menjawab Keraguan
Evan Marvino Bantah...
Evan Marvino Bantah Tudingan KDRT Terhadap Istri: Tidak Ada Pemukulan
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
Deretan Pemimpin Negara...
Deretan Pemimpin Negara Pernah Merasakan Hidup Di Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved