Sangat Tak Biasa, AS Deportasi 8 Warga Palestina ke Tepi Barat dengan Jet Pribadi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:27 WIB
loading...
Sangat Tak Biasa, AS...
Warga Palestina turun dari pesawat pribadi di Tepi Barat yang diduduki Israel. Foto/x
A A A
TEPI BARAT - Amerika Serikat telah mendeportasi delapan warga Palestina ke Tepi Barat yang diduduki, menggunakan jet pribadi milik seorang pengusaha Israel-Amerika. Kabar itu diungkap surat kabar Haaretz.

Menurut beberapa sumber, kata surat kabar itu pada hari Kamis, warga Palestina tersebut dideportasi menyusul "permintaan yang tidak biasa dari Washington kepada Israel, diduga karena tinggal secara ilegal di Amerika Serikat."

Surat kabar itu juga mengutip sumber keamanan yang mengatakan permintaan tersebut "disetujui oleh dinas keamanan Shin Bet" setelah dipastikan mereka "tidak memiliki latar belakang keamanan."

Warga Palestina tersebut, yang identitasnya tidak diketahui, dipindahkan oleh personel penegak hukum AS ke unit pengawal tahanan Dinas Penjara Israel.

Unit ini kemudian mengangkut para deportasi dengan kendaraan, didampingi oleh perwakilan dari Kementerian Luar Negeri Israel, ke pos pemeriksaan dekat pemukiman ilegal Tepi Barat Modi'in Illit. Mereka kemudian dilaporkan diserahkan kepada seorang pejabat Administrasi Sipil dan kemudian dibebaskan.

Mitra Investasi Real Estat Trump


Haaretz mengkonfirmasi jet pribadi tersebut, milik seorang pengusaha Israel-Amerika yang merupakan mitra investasi real estat dengan Presiden AS Donald Trump, "tampaknya disewa secara khusus" oleh pejabat Amerika.

Kasus ini digambarkan sebagai "sangat tidak biasa" oleh sumber yang dikutip surat kabar tersebut, mencatat deportasi dari AS biasanya dilakukan melalui penerbangan komersial.

Menyewa jet pribadi membutuhkan biaya sekitar USD15.000 per jam terbang, berdasarkan tarif pasar, menurut laporan tersebut. Oleh karena itu, biaya perjalanan pulang pergi dari AS ke Israel diperkirakan sekitar USD300.000.

Pesawat tersebut melakukan dua kali transit dalam penerbangannya ke Israel, pertama di Irlandia dan kemudian di Bulgaria, menurut laporan tersebut, dengan menyebutkan pengisian bahan bakar sebagai kemungkinan alasan.

Diborgol


Dalam foto-foto yang beredar online dan diperoleh Haaretz, salah satu orang yang dideportasi terlihat turun dari pesawat dengan tangan diborgol, sementara pihak berwenang Israel menunggu di darat.

Tahun lalu, Gedung Putih mengumumkan Trump telah menandatangani proklamasi presiden yang memberlakukan pembatasan lebih lanjut terhadap masuknya warga negara asing ke AS.

Secara khusus, AS sepenuhnya menangguhkan masuknya warga negara asing yang ingin memasuki negara itu "sebagai imigran dan non-imigran," menggunakan dokumen perjalanan yang dikeluarkan atau disahkan oleh Otoritas Palestina (PA).

Otoritas AS memblokir Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk menghadiri sesi Majelis Umum PBB di New York pada bulan September dengan mencabut visanya, bersama dengan 80 pejabat Palestina lainnya.

Baca juga: Gaza Riviera dan New Gaza: Dari Ide Pesisir Mewah Trump ke Ambisi ala Kolonial Baru
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Nah, Israel Tangkap...
Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran
Rekomendasi
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
Ruben Onsu Resmi Daftarkan...
Ruben Onsu Resmi Daftarkan Gugatan Hak Asuh Anak, Sidang Perdana 15 Juli 2026
Kontroversi VAR! Kane...
Kontroversi VAR! Kane Gagal Dapat Penalti, Alan Shearer Naik Pitam
Berita Terkini
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Infografis
Respons China saat AS...
Respons China saat AS Hendak Jual Jet Tempur F-35 ke India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved