Trump Umumkan Kesepakatan dengan NATO: AS Dapat Akses Total dan Permanen di Greenland
Jum'at, 23 Januari 2026 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
"Ini benar-benar sedang dinegosiasikan sekarang, detailnya. Tetapi pada dasarnya, ini adalah akses total. Ini—tidak ada akhir, tidak ada batas waktu," kata Trump kepada Fox Business Network dalam sebuah wawancara dari Davos, Swiss, tempat dia menghadiri Forum Ekonomi Dunia.
Rutte mengatakan kepada Reuters di Davos bahwa sekarang terserah kepada komandan senior NATO untuk membahas detail persyaratan keamanan tambahan.
"Saya tidak ragu kita dapat melakukan ini dengan cukup cepat. Tentu saja, saya berharap untuk tahun 2026, saya berharap bahkan awal tahun 2026," katanya.
Ambisi Trump untuk merebut kedaulatan atas Greenland dari sesama anggota NATO, Denmark, mengancam akan menghancurkan aliansi yang telah menopang keamanan Barat sejak akhir Perang Dunia II, dan menyulut kembali perang dagang dengan Eropa.
Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengatakan belum ada negosiasi yang dilakukan dengan NATO mengenai kedaulatan Greenland, wilayah semi-otonom Denmark.
“Situasinya masih sulit dan serius, tetapi kemajuan juga telah dicapai dalam arti bahwa kita sekarang telah mencapai titik yang seharusnya. Yaitu, kita dapat membahas bagaimana kita mempromosikan keamanan bersama di wilayah Arktik,” kata Frederiksen.
Berbicara kemudian di Brussels menjelang pertemuan puncak darurat para pemimpin Uni Eropa, Frederiksen menyerukan “kehadiran permanen NATO di wilayah Arktik, termasuk di sekitar Greenland.”
Kallas mengatakan kepada wartawan bahwa “perselisihan yang dimiliki sekutu di antara mereka, seperti Eropa dan Amerika, hanya menguntungkan musuh kita yang sedang mengamati dan menikmati pemandangan.”
Presiden Finlandia Alexander Stubb mengatakan dia berharap sekutu dapat menyusun rencana untuk meningkatkan keamanan Arktik pada pertemuan puncak NATO di Ankara pada bulan Juli.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan kepada Rutte pada hari Kamis bahwa Inggris siap untuk memainkan peran penuhnya dalam memastikan keamanan di Arktik, kata seorang juru bicaranya.
Rutte mengatakan kepada Reuters di Davos bahwa sekarang terserah kepada komandan senior NATO untuk membahas detail persyaratan keamanan tambahan.
"Saya tidak ragu kita dapat melakukan ini dengan cukup cepat. Tentu saja, saya berharap untuk tahun 2026, saya berharap bahkan awal tahun 2026," katanya.
Denmark Sebut Situasi Tetap Sulit
Ambisi Trump untuk merebut kedaulatan atas Greenland dari sesama anggota NATO, Denmark, mengancam akan menghancurkan aliansi yang telah menopang keamanan Barat sejak akhir Perang Dunia II, dan menyulut kembali perang dagang dengan Eropa.
Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengatakan belum ada negosiasi yang dilakukan dengan NATO mengenai kedaulatan Greenland, wilayah semi-otonom Denmark.
“Situasinya masih sulit dan serius, tetapi kemajuan juga telah dicapai dalam arti bahwa kita sekarang telah mencapai titik yang seharusnya. Yaitu, kita dapat membahas bagaimana kita mempromosikan keamanan bersama di wilayah Arktik,” kata Frederiksen.
Berbicara kemudian di Brussels menjelang pertemuan puncak darurat para pemimpin Uni Eropa, Frederiksen menyerukan “kehadiran permanen NATO di wilayah Arktik, termasuk di sekitar Greenland.”
Kallas mengatakan kepada wartawan bahwa “perselisihan yang dimiliki sekutu di antara mereka, seperti Eropa dan Amerika, hanya menguntungkan musuh kita yang sedang mengamati dan menikmati pemandangan.”
Presiden Finlandia Alexander Stubb mengatakan dia berharap sekutu dapat menyusun rencana untuk meningkatkan keamanan Arktik pada pertemuan puncak NATO di Ankara pada bulan Juli.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan kepada Rutte pada hari Kamis bahwa Inggris siap untuk memainkan peran penuhnya dalam memastikan keamanan di Arktik, kata seorang juru bicaranya.
Lihat Juga :