Trump Ungkap Gaza adalah Tentang Lokasi, Kushner Sebut 100.000 Unit Perumahan di Rafah

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:35 WIB
loading...
A A A
Kushner, berbicara setelah penandatanganan. upacara. Meskipun semua orang "gembira dan merayakan" setelah kesepakatan gencatan senjata awal Israel-Gaza ditandatangani, Kushner mengingat bahwa "[utusan khusus AS] Steve [Witkoff] dan saya panik, berkata, 'Apa yang harus kita lakukan selanjutnya?' Bagaimana kita menerapkan perdamaian?’’

"Seperti yang kalian ketahui, perdamaian adalah kesepakatan yang berbeda dari kesepakatan bisnis, karena kita mengubah pola pikir," ujar Kushner, menyebut upaya perdamaian Gaza "sangat kewirausahaan".

"Kita perlu memikirkan apa yang harus kita lakukan selanjutnya, bagaimana kita mengubah kebiasaan, bagaimana kita mengubah perilaku?"

Kushner telah memberikan lebih banyak detail tentang rencana pembangunan Dewan Perdamaian di Gaza, tanpa menyebutkan rencana untuk jalan menuju negara Palestina.

"Hal nomor satu adalah keamanan – jelas kami bekerja sangat erat dengan Israel untuk mencari cara untuk de-eskalasi, dan fase selanjutnya adalah bekerja dengan Hamas tentang demiliterisasi," ungkap Kushner.

“Tanpa keamanan, tidak akan ada yang berinvestasi, tidak akan ada yang datang membangun di sana. Kita membutuhkan investasi agar bisa mulai menciptakan lapangan kerja,” papar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Perceraian Abad Ini,...
Perceraian Abad Ini, Taipan Korsel Bayar Harta Gana-Gini Rp11,5 Triliun ke Mantan Istri
Rekomendasi
Kemenham Kecam Tewasnya...
Kemenham Kecam Tewasnya Terduga Pencuri Ayam di Bali: Dorong Anak Korban Dapat Perlindungan Negara
Polda Metro Jaya Selidiki...
Polda Metro Jaya Selidiki Meninggalnya Sutrimo di Kebayoran Baru, Ada Apa?
HUT ke-15, AMG Komitmen...
HUT ke-15, AMG Komitmen Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern di Indonesia
Berita Terkini
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Infografis
Tiga Alasan Netanyahu...
Tiga Alasan Netanyahu Tak Berani Melanjutkan Perang di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved