Putin Siap Bayar Rp16,9 Triliun ke Dewan Perdamaian Bentukan Trump, tapi...

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:58 WIB
loading...
A A A
"Jumlah tersebut dapat diambil dari aset Rusia yang dibekukan oleh pemerintahan [AS] sebelumnya,” ujar Putin, seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (22/1/2026).

"Moskow selalu mendukung dan terus mendukung setiap upaya yang bertujuan untuk memperkuat stabilitas internasional,” imbuh orang nomor satu Rusia ini.

Putin berterima kasih kepada Trump atas undangan bergabung dengan Dewan Perdamaian, tetapi mengatakan bahwa Moskow membutuhkan lebih banyak waktu untuk mempelajari tawaran tersebut dan berkonsultasi dengan mitra strategisnya.

Trump telah mengundang puluhan negara untuk bergabung dengan dewan tersebut. Hongaria, Maroko, Vietnam, Kazakhstan, dan Argentina telah menerima tawaran tersebut.

Mereka yang diundang ke dewan tersebut dilaporkan dapat bergabung secara gratis selama tiga tahun. Pembayaran sebesar USD1 miliar—jumlah yang setara dengan sumbangan yang ditawarkan oleh Putin—diperlukan untuk status anggota tetap.

Pada Selasa lalu, China juga mengonfirmasi bahwa mereka telah diundang untuk bergabung tetapi tidak menyebutkan apakah mereka akan berpartisipasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Kisah Londo Ireng, Antek...
Kisah Londo Ireng, Antek Kompeni Musuh Pejuang Kemerdekaan yang Kini Viral usai Disebut Prabowo
72,8% Wilayah Indonesia...
72,8% Wilayah Indonesia Kemarau, BMKG: Jateng Terkering, 80 Hari Tak Diguyur Hujan
Kabar Duka, Mantan Dubes...
Kabar Duka, Mantan Dubes Prof Bachtiar Aly Meninggal Dunia
Berita Terkini
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved