Kapal Induk Nuklir Tercanggih AS Harganya Rp220 Triliun, tapi Toiletnya Tersumbat

Selasa, 20 Januari 2026 - 06:52 WIB
loading...
Kapal Induk Nuklir Tercanggih...
USS Gerald R Ford, kapal induk bertenaga nuklir tercanggih di dunia milik AS yang harganya lebih dari Rp220 triliun. Namun, toilet di kapal ini tersumbat. Foto/US Navy
A A A
WASHINGTON - Kapal induk bertenaga nuklir terbaru Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), USS Gerald R. Ford (CVN-78), telah berulang kali digambarkan sebagai kapal induk tercanggih dan paling mumpuni di dunia. Namun, CVN-78 menghadapi banyak penundaan dan pembengkakan biaya selama konstruksi, dan satu masalah tetap belum terselesaikan: toilet tersumbat.

Sistem Vakum, Pengumpulan, Penampungan, dan Transfer (VCHT) terus tersumbat, lebih dari lima tahun setelah masalah tersebut pertama kali diidentifikasi.

NPR melaporkan bahwa Angkatan Laut telah bergulat dengan kerusakan berulang pada VCHT, yang mirip dengan sistem yang digunakan di kapal pesiar.

Baca Juga: Kapal Induk Nuklir AS Umbar Tembakan di Laut China Selatan yang Diklaim China

"Sistem ini menggunakan lebih sedikit air, tetapi sistem yang digunakan oleh USS Ford lebih kompleks. Kerusakan telah dilaporkan sejak kapal induk senilai USD13 miliar [lebih dari Rp220 triliun] ini pertama kali dikerahkan pada tahun 2023," tulis NPR dalam laporannya.

Yang membuat masalah dengan CVN-78 patut diperhatikan adalah Angkatan Laut AS sebelumnya telah mengalami masalah VCHT dengan USS George H.W. Bush (CVN-77), kapal induk bertenaga nuklir kelas Nimitz terakhir. Itu adalah kapal perang Angkatan Laut AS pertama yang dilengkapi dengan sistem pembuangan limbah berbasis vakum.

Pada tahun 2011, semua 423 toilet di CVN-77 secara bersamaan tidak berfungsi pada dua kesempatan.

Menurut laporan dari The Washington Post saat itu, para pelaut terpaksa buang air kecil di kamar mandi atau di wastafel industri di tempat kerja mereka. Beberapa pelaut pria juga menggunakan botol dan membuang isinya ke laut, sementara pelaut wanita menahan buang air kecil begitu lama sehingga beberapa mengalami masalah kesehatan.

Para pejabat Angkatan Laut menyalahkan masalah ini pada para pelaut yang membuang "bahan yang tidak pantas", termasuk kemeja, pakaian dalam, kaus kaki, produk kebersihan wanita, peralatan makan, dan bahkan mop heads (kepala pel).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Balas Gelombang Serangan...
Balas Gelombang Serangan AS, Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Bahrain dan Yordania
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Membunuhnya Sejak Lama: Saya Jadi Target
Rekomendasi
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kapolri Temui Jaksa...
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Boni Hargens Apresiasi
Masayu Anastasia Jadi...
Masayu Anastasia Jadi Dokter Forensik di Film Autopsy: Dead Body Can Talk, Akui Banyak Tantangan
Berita Terkini
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved