Apakah AS Akan Gunakan Kekuatan Militer untuk Caplok Greenland? Trump: No Comment!

Selasa, 20 Januari 2026 - 06:09 WIB
loading...
Apakah AS Akan Gunakan...
Presiden AS Donald Trump tidak mengesampingkan opsi penggunaan kekuatan militer untuk mencaplok Greenland. Foto/National Review
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump menolak untuk mengesampingkan penggunaan kekuatan militer Amerika Serikat (AS) untuk merebut Greenland, pulau terbesar di dunia yang berstatus wilayah otonom di Kerajaan Denmark. Sikap Trump ini semakin meningkatkan ketegangan dengan negara-negara NATO Eropa yang membela Greenland dan Denmark.

Dalam wawancara singkat via telepon dengan NBC News pada hari Senin, Trump ditanya apakah dia akan menggunakan kekuatan militer AS untuk merebut Greenland. Pemimpin Amerika itu menjawab: “No comment (tidak berkomentar)!.”

Baca Juga: Invasi AS ke Greenland Berarti Amerika Perang Melawan NATO!

Namun, dia bersikeras bahwa dirinya akan “100%” melanjutkan keputusannya untuk mengenakan tarif pada negara-negara NATO Eropa jika dia tidak mendapatkan Greenland.

Trump mengungkapkan kekecewaannya terhadap para pemimpin Eropa yang fokus pada Greenland. “Eropa seharusnya fokus pada perang Rusia dan Ukraina, karena, terus terang, Anda lihat apa yang telah mereka dapatkan. Itulah yang seharusnya menjadi fokus Eropa—bukan Greenland.”

Pada akhir pekan, orang nomor satu Amerika itu mengumumkan pengenaan tarif 10 persen pada delapan negara NATO Eropa (Denmark, Norwegia, Swedia, Inggris Raya, Prancis, Belanda, Finlandia, dan Jerman) kecuali mereka mendukung kesepakatan agar AS mengambil alih Greenland sebelum 1 Februari. Tarif akan meningkat menjadi 25 persen mulai 1 Juni kecuali kesepakatan tercapai, kata Trump.

Trump terobsesi dengan Greenland—menegaskan bahwa posisinya di antara Rusia, Eropa, dan Amerika Utara menjadikannya lokasi kunci dari sudut pandang keamanan nasional. Selain itu, lokasi Greenland di Arktik menjadikannya lokasi yang menguntungkan untuk mengendalikan pelayaran, terutama saat lapisan es kutub mencair. Pulau ini kaya akan mineral dan sumber daya alam yang tidak mudah tersedia bagi AS.

Namun, setiap upaya yang dilakukan presiden untuk meyakinkan para pemimpin Denmark dan Greenland untuk menyerahkan wilayah tersebut, yang telah dikuasai oleh Denmark selama lebih dari dua abad, selalu sia-sia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved