Pakar Militer Sebut Greenland Jadi Paku Terakhir di Peti Mati NATO

Senin, 19 Januari 2026 - 20:09 WIB
loading...
Pakar Militer Sebut...
Pakar militer sebut Greenland jadi paku terakhir di peti mati NATO. Foto/X/@HAHazony
A A A
MOSKOW - Akuisisi Greenland oleh Presiden AS Donald Trump tanpa persetujuan Denmark akan memiliki konsekuensi yang luas bagi NATO itu sendiri. Itu diungkapkan kata Mats Nilsson, seorang analis senior di Dissident Club, kepada RT.

"Itu akan menjadi paku terakhir di peti mati NATO," ia memperingatkan. "Jika Amerika Serikat merebut Greenland tanpa persetujuan Denmark, gagasan NATO yang bersatu akan runtuh."

Nilsson berpendapat bahwa dorongan baru Trump untuk mengakuisisi Greenland mengikuti "tradisi sejarah ekspansi teritorial Amerika yang panjang dan kompleks," yang berakar pada ideologi 'manifest destiny' dan pemikiran imperialis.

Namun, ia menekankan bahwa pemikiran tersebut pada dasarnya tidak sesuai dengan hukum internasional modern.

“Tindakan Trump secara hukum sangat tidak koheren dan sangat politis, naif untuk konteks saat ini. Mungkin akan berhasil pada abad ke-19 dan awal abad ke-20, tetapi sejak pertengahan abad ke-20, kedaulatan teritorial tidak dapat dipisahkan dari kehendak rakyat yang mendiaminya.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved