Kesal Korupsi Merajalela di Militer, Raja Malaysia Janji Buru Koruptor di Seluruh Lembaga Negara

Senin, 19 Januari 2026 - 14:34 WIB
loading...
Kesal Korupsi Merajalela...
Raja Malaysia, Sultan Ibrahim Iskandar, berjanji akan memburu koruptor di seluruh lembaga negara. Dia kesal setelah korupsi merajalela di Angkatan Bersenjata Malaysia. Foto/Bernama
A A A
KUALA LUMPUR - Raja Malaysia, Sultan Ibrahim Iskandar, kesal atas korupsi yang merajalela di Angkatan Bersenjata. Dia pun berjanji akan memburu para koruptor, tak hanya di militer, tapi juga di seluruh lembaga negara.

Kekesalan Sultan Ibrahim disampaikan saat membuka sidang Parlemen, Senin (19/1/2026).

“Saya sangat kecewa mengetahui adanya korupsi di Angkatan Bersenjata Malaysia (MAF) hingga tingkat tertinggi,” katanya dalam pidato kerajaan yang disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat.

Baca Juga: Digerebek Komisi Anti-Korupsi, Manajer Ini Bakar Uang Tunai Senilai Rp384,4 Miliar

“Saya pikir mungkin lain kali lebih baik bagi saya untuk menunjuk seorang sersan sebagai PAT (Kepala Angkatan Pertahanan),” imbuh dia.

Raja Malaysia mengatakan bahwa kasus-kasus yang terungkap sejauh ini hanyalah “puncak gunung es”, dan dia percaya masih banyak pejabat korup lainnya di lembaga-lembaga seperti Bea Cukai, Imigrasi, dan kepolisian.

Dia juga menargetkan Anggota Parlemen dalam perburuan terhadap koruptor.

“Ini hanyalah puncak gunung es. Saya yakin masih banyak yang lain di luar sana, baik di Departemen Bea Cukai, Imigrasi, kepolisian, atau lainnya, serta mereka yang duduk di aula ini, saya akan terus memburu kalian,” kata Sultan Ibrahim, seperti dikutip dari MalayMail.

Peringatan keras ini disampaikan di tengah meningkatnya pengawasan publik terhadap MAF, menyusul penangkapan mantan Kepala Angkatan Darat Malaysia, Jenderal Tan Sri Muhammad Hafizuddeain Jantan.

Jenderal Muhammad ditahan oleh Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) pada 7 Januari bersama kedua istrinya untuk memfasilitasi penyelidikan atas dugaan penyimpangan dalam tender pengadaan peralatan militer.

MACC mengatakan penggerebekan tersebut menghasilkan penyitaan aset senilai lebih dari RM52 juta—termasuk uang tunai, emas, dan barang mewah—dari kediaman dan rekening bank yang terkait dengan mantan kepala angkatan darat dan pejabat senior lainnya.

Sultan Ibrahim menyebut pegawai negeri sipil yang korup sebagai pengkhianat dan mendesak hukuman berat bagi mereka yang terbukti melakukan korupsi.

“Korupsi harus diberantas habis-habisan. Masyarakat harus bertindak sebagai mata-mata dan melaporkan segala bentuk korupsi; bukan hanya penerima yang harus diselidiki dan dihukum, tetapi pemberi dan agen mereka juga harus ditindak,” katanya.

“MACC harus melakukan penyelidikan dengan cepat, tegas, dan menyeluruh tanpa memandang posisi dan kekuasaan. Pemerintah juga harus menyediakan hakim yang berpengalaman dan proses yang dipercepat agar persidangan korupsi dapat diselesaikan dengan cepat,” imbuh dia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
Berita Terkini
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved