AS dan Israel Mengalami 2 Kali Kekalahan Berturut-turut di Iran

Senin, 19 Januari 2026 - 17:20 WIB
loading...
AS dan Israel Mengalami...
AS dan Iran mengalami dua kali kekalahan berturut-turut di Iran. Foto/X/@khamenei_ir
A A A
TEHERAN - Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf mengatakan Amerika Serikat dan rezim Israel kembali mengalami kekalahan dalam kerusuhan teroris baru-baru ini di Iran setelah kegagalan agresi militer gabungan mereka terhadap negara itu pada Juni tahun lalu.

“Rezim Zionis (Israel) bertujuan untuk melemahkan dan menghancurkan negara-negara Muslim dengan tujuan mendominasi mereka,” kata Qalibaf dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein di Teheran, dilansir Press TV.

Ia menambahkan bahwa strategi utama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu adalah untuk melemahkan kemerdekaan dan kekuatan negara-negara regional serta menabur perselisihan di antara mereka.

Ia memperingatkan bahwa rezim Israel berusaha untuk mendapatkan dukungan AS dan negara-negara Eropa dan mengeksploitasi situasi regional dalam upaya untuk menjadi kekuatan militer dominan di kawasan tersebut.

Rezim Israel, yang didukung oleh AS, melancarkan agresi militer terhadap Iran pada pertengahan Juni 2025, dengan keyakinan bahwa mereka dapat menghancurkan kekuatan Iran di bidang kedirgantaraan, kata anggota parlemen terkemuka itu.

Namun, kata Qalibaf, mereka gagal mencapai tujuan jahat mereka berkat upaya besar Angkatan Bersenjata dan kehati-hatian bangsa Iran.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Garda Revolusi Iran...
Garda Revolusi Iran Sudah di Yaman, Siap Blokade Laut Merah
Rekomendasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved