Pernah Dipermalukan Pakistan, Kenapa India Tetap Beli 114 Jet Tempur Rafale?

Minggu, 18 Januari 2026 - 01:10 WIB
loading...
Pernah Dipermalukan...
India borong 114 jet tempur Rafale dari Prancis. Foto/X.@Platypuss_10
A A A
NEW DELHI - India menyetujui rencana untuk membeli dan memproduksi bersama 114 jet tempur Rafale buatan Prancis dalam kesepakatan bernilai miliaran dolar untuk mengisi celah kritis dalam pertahanan udaranya. Padahal, jet tempur Rafale milik India pernah dikalahkan Pakistan.

Dewan Pengadaan Pertahanan negara Asia Selatan itu, yang dipimpin oleh birokrat tertinggi kementerian dan memutuskan pembelian besar, menyetujui proposal untuk membeli jet Dassault Aviation pada hari Jumat, menurut pejabat senior, yang menolak disebutkan namanya karena diskusi tersebut bersifat pribadi.

Kementerian Pertahanan dan Angkatan Udara India tidak segera menanggapi permintaan komentar setelah jam kerja.

Pernah Dipermalukan Pakistan, Kenapa India Tetap Beli 114 Jet Tempur Rafale?

1. Menggantikan Armada Jet Tempur Rusia

Melansir Al Arabiya, pembelian tersebut akan menjadi peningkatan signifikan bagi Angkatan Udara India, yang armada pesawat tempurnya, sebagian besar berasal dari Rusia, semakin berkurang. India membatalkan kesepakatan untuk membeli 126 pesawat tempur Rafale dari Prancis pada tahun 2015 setelah bertahun-tahun negosiasi mengenai masalah jaminan kualitas dengan jet buatan India.

Presiden Prancis Emmanuel Macron dijadwalkan mengunjungi India bulan depan, menurut laporan media India. Meskipun Rusia tetap menjadi pemasok senjata terbesar India, New Delhi telah mengurangi pembelian perangkat keras militer dari Moskow selama beberapa tahun terakhir.

Perwakilan media Dassault menolak berkomentar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved