Pertama Sejak Perang Dunia II, Negara Uni Eropa Terbitkan Obligasi Perang

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:30 WIB
loading...
Pertama Sejak Perang...
Iklan obligasi perang yang diluncurkan Inggris pada 1918. Foto/wikipedia
A A A
LUKSEMBURG - Luksemburg telah menerbitkan obligasi perang pertamanya. Itu artinya Luksemburg menjadi negara Uni Eropa pertama yang menerbitkan surat utang semacam itu sejak Perang Dunia Kedua.

Penerbitan obligasi tersebut diumumkan pada hari Kamis (15/1/2026) oleh Menteri Keuangan Gilles Roth, yang mengatakan inisiatif ini dirancang untuk “membuat tabungan warga lebih tersedia untuk pembangunan ekonomi.”

Menurut menteri, terdapat sekitar 33,4 miliar euro (USD38,7 miliar) yang terkumpul di rekening pribadi di Luksemburg, dan pemerintah berharap dapat memanfaatkan dana tersebut.

“Kami adalah negara Eropa pertama sejak Perang Dunia Kedua yang memperkenalkan obligasi pertahanan. Tidak ada negara yang menerbitkan instrumen semacam ini selama 80 tahun,” ungkap Roth dalam konferensi pers.

Penerbitan obligasi ini dibatasi hingga 150 juta euro, dan dimungkinkan untuk berlangganan obligasi yang terdaftar di Bursa Efek Luksemburg ini antara tanggal 15 Januari dan 30 Januari.



Jumlah langganan minimum adalah 1.000 euro, dan maksimum adalah 150.000 euro per orang, per bank.

“Jika obligasi terjual habis sebelum batas waktu, penerbitan akan berakhir sebelum waktunya,” kata Roth, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk menjalankan skema serupa di masa mendatang.

Obligasi perang ini akan berlaku selama tiga tahun sejak tanggal penerbitan, yang ditetapkan pada tanggal 5 Februari, dan menawarkan suku bunga tetap sebesar 2,25%.

Menteri keuangan memuji obligasi ini sebagai penawaran yang sangat menguntungkan, dengan menunjukkan penduduk negara tersebut akan dibebaskan dari pajak atas keuntungan yang dihasilkan dari obligasi tersebut. “Oleh karena itu, imbal hasil efektifnya kira-kira setara dengan produk tabungan berbunga sebesar 2,81%,” kata Roth.

Langkah ini diambil karena negara tersebut berupaya mengumpulkan tambahan 1,8 miliar euro selama lima tahun ke depan dibandingkan dengan anggaran tahun 2024 untuk memenuhi target pengeluaran NATO-nya.

Negara anggota terkecil dari blok yang dipimpin AS ini saat ini menghabiskan sekitar 1,2 miliar euro setiap tahun untuk pertahanannya.

Masih belum jelas untuk apa sebenarnya dana yang terkumpul dari skema obligasi tersebut akan digunakan, dengan rincian pastinya masih perlu diselesaikan oleh komite obligasi pertahanan.

Badan tersebut diharapkan untuk menyiapkan dan menerbitkan laporan tahunan mengenai masalah ini demi "transparansi," menurut pemerintah negara tersebut.

Baca juga: Trump Tunjuk Tony Blair dan Jared Kushner ke Dewan Perdamaian Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved