Bos Scam Chen Zhi Ditangkap, China Desak Seluruh Kaki Tangannya Menyerah
Jum'at, 16 Januari 2026 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
"Para buronan yang menyerah sebelum 15 Februari dan dengan jujur mengakui kejahatan mereka dapat memenuhi syarat untuk hukuman yang lebih ringan atau dikurangi," kata kementerian tersebut, seperti dikutip dari AFP, Jumat (16/1/2026).
Mereka yang menolak untuk menyerah akan menghadapi pengejaran habis-habisan," imbuh kementerian itu, mendesak para tersangka untuk "menghargai kesempatan yang diberikan".
Chen adalah seorang taipan yang mendirikan konglomerat besar Kamboja, Prince Group, yang juga berada di bawah pengawasan resmi pihak berwenang China.
Dia mengarahkan operasi kompleks kerja paksa di seluruh Kamboja, tempat para pekerja yang diperdagangkan ditahan di fasilitas seperti penjara yang dikelilingi oleh tembok tinggi dan kawat berduri, menurut jaksa AS.
Video yang dirilis oleh Kementerian Keamanan Publik China pekan lalu menunjukkan Chen dalam keadaan diborgol saat pasukan keamanan mengangkat tas hitam dari kepalanya, setelah dia dikawal keluar dari pesawat dengan pengawal bersenjata berpakaian hitam menunggu di landasan pacu.
Mereka yang menolak untuk menyerah akan menghadapi pengejaran habis-habisan," imbuh kementerian itu, mendesak para tersangka untuk "menghargai kesempatan yang diberikan".
Chen adalah seorang taipan yang mendirikan konglomerat besar Kamboja, Prince Group, yang juga berada di bawah pengawasan resmi pihak berwenang China.
Dia mengarahkan operasi kompleks kerja paksa di seluruh Kamboja, tempat para pekerja yang diperdagangkan ditahan di fasilitas seperti penjara yang dikelilingi oleh tembok tinggi dan kawat berduri, menurut jaksa AS.
Video yang dirilis oleh Kementerian Keamanan Publik China pekan lalu menunjukkan Chen dalam keadaan diborgol saat pasukan keamanan mengangkat tas hitam dari kepalanya, setelah dia dikawal keluar dari pesawat dengan pengawal bersenjata berpakaian hitam menunggu di landasan pacu.
(mas)
Lihat Juga :