Putra Mahkota Shah Iran yang Tinggal di AS Kian Berambisi Berkuasa, Mungkinkah?

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:30 WIB
loading...
Putra Mahkota Shah Iran...
Reza Pahlavi (kedua kanan) dan istrinya bertemu PM Israel Benjamin Netanyahu. Foto/kementerian intelijen Israel
A A A
WASHINGTON - Reza Pahlavi, putra Shah terakhir Iran yang tinggal di Amerika Serikat (AS), telah menguraikan visinya untuk apa yang ia sebut sebagai "Iran yang bebas" dalam pernyataan yang tampaknya mengisyaratkan peran kepemimpinan di masa depan.

Pahlavi mengatakan di X bahwa Iran akan mengakhiri program militer nuklirnya dan segera menghentikan dukungan untuk kelompok-kelompok bersenjata di luar negeri.

Ia menegaskan pemerintah Iran yang baru akan bekerja sama dengan mitra regional dan internasional untuk menghadapi apa yang ia sebut sebagai "terorisme" dan "Islamisme ekstremis".

Pahlavi diangkat menjadi putra mahkota pada usia tujuh tahun. Jalannya tampaknya ditakdirkan untuk naik tahta hingga revolusi 1979 mengguncang kawasan tersebut.

Selama lebih dari 40 tahun, Pahlavi menganjurkan perubahan tanpa kekerasan dan referendum untuk memutuskan sistem politik Iran. Namun, retorikanya telah meningkat secara signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Selama beberapa dekade, Reza Pahlavi adalah wajah sopan dari oposisi Iran di pengasingan – seorang mantan pilot tempur yang berbicara tentang perlawanan tanpa kekerasan dan demokrasi sekuler dari rumahnya di Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved