Viral! Banyak Mayat Demonstran Menumpuk, Ini Respons Iran

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:37 WIB
loading...
A A A
Pria yang merekam kemudian berjalan ke tempat parkir, di mana banyak mayat tergeletak di aspal dengan anggota keluarga berdiri atau berjongkok di dekatnya.

“Saya berada di tempat parkir di depan gedung,” kata pria itu kepada orang yang dia ajak bicara di telepon. “Mereka membawanya ke sini dengan truk kontainer.”

Respons Resmi Pemerintah Iran


Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menepis laporan dari tokoh oposisi dan putra mahkota yang diasingkan; Reza Pahlavi, terkait jumlah korban tewas dalam demo rusuh yang mencapai 12.000 orang. Menurutnya, angka yang benar hanya ratusan orang dan itu bukan akibat represi aparat negara.

Araghchi menyalahkan Israel dan "elemen teroris" asing atas kerusuhan di dalam negeri. Itu disampaikan selama wawancara yang penuh perdebatan dengan pembawa acara Fox News, Brett Baier.

Araghchi mengatakan kekerasan selama kerusuhan bukanlah hasil represi aparat negara, tetapi bentrokan antara pasukan keamanan dan kelompok yang didukung asing yang berupaya memprovokasi Amerika Serikat untuk berperang dengan Iran.

"Itu adalah pertempuran antara pasukan keamanan kami dan elemen teroris," katanya, menggambarkan peristiwa tersebut sebagai "perang internal skala penuh".

Baier berulang kali membantah, mengutip kesaksian saksi dari dalam Iran yang menggambarkan sniper menembaki kerumunan, jumlah korban yang tinggi, dan video yang menunjukkan mayat-mayat dikeluarkan dari jalanan. Dia mengatakan bahwa laporan-laporan tersebut bertentangan dengan keterangan resmi Teheran.

Araghchi menolak laporan-laporan tersebut sebagai informasi palsu. "Rekaman yang Anda sebutkan belum pernah dilihat di Iran dan itu adalah kampanye disinformasi yang sedang berlangsung pada saat yang sama," katanya.

Mengenai jumlah korban tewas, Araghchi menolak angka yang dikutip oleh tokoh oposisi dan Reza Pahlavi, yaitu lebih dari 12.000 jiwa. Dia mengatakan bahwa korban tewas "hanya ratusan" orang dan angka yang lebih tinggi dilebih-lebihkan.

Ketika ditanya apakah akan ada eksekusi gantung dalam beberapa hari mendatang, Araghchi mengatakan: "sama sekali tidak ada rencana untuk eksekusi gantung."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Trump: Jika Bukan karena...
Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini
Rekomendasi
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
Berita Terkini
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved