Lebih Banyak Tentara NATO Bermunculan di Greenland karena Trump Bersikap Keras

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:54 WIB
loading...
A A A
Pada hari Rabu, Jerman dan Prancis sama-sama mengatakan akan mengirim pasukan ke Greenland untuk latihan.

Denmark mengatakan telah menginvestasikan hampir USD14 miliar untuk keamanan Arktik. Namun, Trump mencemooh upaya Denmark untuk meningkatkan keamanan Greenland, yang menggambarkannya sebagai "dua kereta luncur anjing."

Trump—yang tidak menghadiri pertemuan para pejabat AS, Denmark, dan Greenland di Gedung Putih—mengatakan: "Tidak ada yang dapat dilakukan Denmark jika Rusia atau China ingin menduduki Greenland, tetapi ada banyak hal yang dapat kami lakukan. Anda mengetahuinya minggu lalu dengan Venezuela."

Denmark dan negara-negara Nordik lainnya mengatakan klaim Trump tentang aktivitas Rusia atau China di dekat Denmark tidak berdasar. Bagaimanapun, jika wilayah otonom Denmark diserang, berdasarkan Pasal 5 NATO, AS wajib membela wilayah tersebut. AS juga memiliki pangkalan militer di Greenland.

Dalam beberapa hari terakhir, Denmark mengumumkan latihan militer di Greenland, sementara awal pekan ini Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengatakan bahwa aliansi tersebut akan mulai berupaya memperkuat strategi pertahanan Arktik.

Namun, semua ini belum meredakan obsesi Trump untuk menempatkan Greenland di bawah kendali AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Infografis
Ibtihal Aboussad Dipecat...
Ibtihal Aboussad Dipecat Microsoft karena Menentang Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved